Alexander-Arnold: Tidak ada yang Ingin Besar Sebagai Gary Neville
Asad Arifin | 3 Januari 2020 09:27
Bola.net - Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold, memiliki misi untuk mengubah pemikiran jika posisinya tidak penting. Alexander-Arnold mengaku tumbuh dengan pemikiran tidak ada pemain yang ingin menjadi Gary Neville.
Alexander-Arnold bermain begitu bagus untuk Liverpool dalam dua tahun terakhir. Dia punya peran yang besar dalam setiap pertandingan The Reds, termasuk saat meraih gelar juara Liga Champions musim 2018/2019 lalu.
Terbaru, Alexander-Arnold tampil apik saat Liverpool menang dengan skor 2-0 atas Sheffield, Jumat (3/1/2020) dini hari WIB. Gol Liverpool, pada duel pekan ke-21 Premier League itu, dicetak Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Hasil apik itu membuat Liverpool kini melaju kencang di puncak klasemen dengan keunggulan 13 poin atas tim posisi kedua, Leicester. Liverpool menang dalam 11 pertandingan beruntun di Premier League.
Tidak Ingin Menjadi Gary Neville
Posisi bek sayap tidak mendapat sorotan lebih layaknya bek tengah, gelandang atau penyerang. Mereka acap kali dilupakan begitu saja keberadaan dan perannya. Alexander-Arnold mengakui hal tersebut.
Kini, Alexander-Arnold berupaya untuk mengubah pola pikir demikian. Dia, bersama Andrew Robertson, mencoba untuk memberi pesan bahwa posisi bek sayap sangat penting dalam sebuah permainan.
"Kami ingin membawa cara berpikir yang berbeda. Itulah yang coba kami lakukan dalam 18 bilan terakhir ini," ucap Alexander-Arnold dikutip dari BT Sports.
"Sebagai duet, kami ingin mengubah bagaimana orang berpikir tentang posisi kami sebelumnya. Jelas, ada pepatah yang terkenal: tidak ada yang ingin tumbuh menjadi bek sayap atau Gary Neville," kata Alexander-Arnold.
Rekan Sekali Pesaing, Relasi Alexander-Arnold dan Robertson

Trent Alexander-Arnold menjadi bek sayap dengan prospek yang cerah di Inggris. Usianya masih sangat muda, 21 tahun. Selain itu, Liverpool juga punya Andrew Roberton di posisi bek kiri. Pemain asal Skotlandia itu baru berusia 25 tahun.
"Jelas, kami sangat kompetitif dalam diri masing-masing. Kami akan saling bersaing, siapa di antara kami yang bisa mencetak gol dan assist lebih banyak. Itu memberi motivasi pada kami," ucap Alexander-Arnold.
Alexander-Arnold dan Robertson kini menjadi pasangan bek sayap yang sedang onfire. Performanya dianggap sangat vital untuk Liverpool. Mereka juga dianggap sebagai contoh bek sayap ideal pada permainan sepak bola terkini.
Sumber: BT Sports
Baca Ini Juga:
Statistik Laga Liverpool vs Sheffield: Magis Si Kidal, Mohamed Salah
Statistik Laga Arsenal vs Manchester United: The Red Devils Sial Tiap Melawat ke Emirates
50 Laga Alisson di Premier League, Harga Mahal Itu Tinggal Kenangan
Premier League: Liverpool Satu Tahun Tanpa Kalah, Apa yang Terjadi?
Alisson Becker Catat Rekor Kiper Pertama Raih Samba d'Or
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















