Andai PSG Sampai Kalah, Ini Penjelasan Mengapa Manchester United Tetap Terlempar ke Liga Europa
Richard Andreas | 9 Desember 2020 06:15
Bola.net - Manchester United dipastikan terlempar ke Liga Europa usai takluk 2-3 dari RB Leipzig pada matchday 6 Grup H Liga Champions 2020/21, Rabu (9/12/2020). Kepastian ini sempat mengundang tanya, sebab partai PSG vs Istanbul Basaksehir belum rampung.
Ya, sebelum pertandingan, ada tiga tim yang berpeluang sama besar untuk lolos ke 16 besar: PSG, MU dan Leipzig. Kebetulan MU dan Leipzig harus saling pukul, dan kali ini dimenangi Leipzig.
Namun, di saat yang sama duel PSG vs Istanbul Basaksehir terpaksa ditunda karena insiden rasisme di sepertiga awal babak pertama. Ofisial keempat diduga melontarkan komentar pada asisten pelatih Istanbul yang mengandung unsur pelecehan ras.
Artinya, seharusnya MU masih punya peluang lolos andai PSG berakhir kalah saat laga dilanjutkan nanti, tapi mengapa tidak demikian?
Kepastian laga
Pertama soal kasus PSG. Beberapa jam setelah laga dihentikan, UEFA mengumumkan bahwa duel PSG vs Istanbul bakal dilanjutkan kembali Kamis (10/12) besok, dimulai dari menit ke-14.
Awalnya laga sempat akan dilanjutkan beberapa jam setelah penundaan, tapi pemain Istanbul menolak masuk ke lapangan. UEFA tak bisa menghukum karena ini murni kesalahan ofisial pertandingan.
Saat artikel ini ditulis PSG ada di peringkat ke-2 klasemen sementara dengan 10 poin, dari hasil imbang sementara 0-0. Artinya jika skor tak berubah pun PSG sudah pasti lolos sebagai runner-up.
Pertanyaannya andai PSG kalah, mengapa MU sudah dipastikan merosot ke Liga Europa? Jawabannya ada pada peraturan khusus Liga Champions perihal poin seimbang di fase grup.
Pasal ke-17
Mengacu pada Regulations of the UEFA Champions League pasal 17 perihal poin sama di fase grup, UEFA sudah membuat peraturan dengan jelas untuk mengantisipasi skenario seperti kasus MU ini.
Sebelum laga ada 3 tim yang meraih 9 poin. PSG di puncak klasemen, MU di peringkat ke-2, dan Leipzig di peringkat ketiga. Hal ini ditentukan oleh agresivitas gol berdasarkan tim-tim yang terlibat.
PSG kalah 1-2 di kandang, tapi menang 3-1 atas MU di Old Trafford, karena itulah mereka berhak menduduki puncak klasemen sementara.
Lalu MU menghajar Leipzig 5-0 di Old Trafford dan duel tandang masih belum dimainkan. Alhasil MU berhak menduduki peringkat ke-2, Leipzig di posisi ke-3.
Kalah dari PSG
Perhitungan ini kemudian berubah ketika Leipzig menang dan di saat yang sama PSG imbang. Andai skor tak berubah, Leipzig bakal jadi juara grup, PSG sebagai runner-up.
Namun, jika PSG berhasil menang ketika laga dilanjutkan besok maka PSG-lah yang berhak jadi juara grup, Leipzig turun ke peringkat ke-2.
Lalu, andai PSG sampai kalah berarti jumlah poin mereka tetap 9, sama dengan MU, tapi PSG berhak menduduki peringkat kedua karena unggul agresivitas gol dari MU (1-2 dan 3-1).
Karena itulah nasib MU sudah dipastikan turun kasta ke Liga Europa bahkan tanpa menunggu hasil laga PSG. Ole Gunnar Solskjaer pun harus membesarkan hati para pemainnya.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


