Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?

Gia Yuda Pradana | 8 November 2026 08:39
Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?
Pemain Manchester City Josko Gvardiol (kiri) berebut bola dengan pemain Nottingham Forest Jair Cunha dalam laga Premier League antara Nottingham Forest vs Man City, Sabtu, 7 November 2026 (c) AP Photo/Maddy Grassy

Bola.net - Manchester City kembali mengalami masalah serius di Premier League 2026-27 setelah kalah 1-3 dari Nottingham Forest di City Ground, Minggu (8/11/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut memperpanjang periode buruk The Citizens yang kini menelan tiga kekalahan beruntun di kompetisi domestik.

Liam Delap menjadi pemain paling menentukan bagi Forest dengan mencetak dua gol pada menit ke-19 dan 73. Jair Cunha lebih dahulu membawa tuan rumah unggul pada menit keenam, sedangkan Rayan Cherki sempat memperkecil ketertinggalan City pada awal babak kedua.

Advertisement

Hasil ini memunculkan kembali pertanyaan mengenai rapuhnya pertahanan Man City. Mereka sudah melewati delapan pertandingan tanpa clean sheet, sementara persoalan yang terjadi tampaknya tidak hanya berkaitan dengan performa para pemain belakang.

Intip ketatnya persaingan Premier League/Liga Inggris melalui klasemen Premier League/Liga Inggris di sini.

1 dari 5 halaman

Lini Tengah Kehilangan Keseimbangan

Salah satu kemungkinan penyebab masalah pertahanan City adalah belum adanya sosok yang mampu menggantikan peran Rodri secara menyeluruh. Gelandang asal Spanyol yang telah pindah ke Barcelona tersebut memiliki kemampuan membaca permainan, memutus serangan lawan, sekaligus mengatur pembangunan serangan dari lini tengah.

Dalam sistem permainan berbasis penguasaan bola, keberadaan Rodri sangat penting untuk menjaga keseimbangan tim. Ia mampu menjalankan tugas dua gelandang sekaligus sehingga para pemain belakang memiliki perlindungan ketika tim kehilangan bola.

City sebenarnya memiliki Elliot Anderson, Ayyoub Bouaddi, dan Mateo Kovacic sebagai pilihan di sektor tengah. Namun, Enzo Maresca sejauh ini dinilai lebih banyak berusaha memasukkan pemain-pemain menyerang ke dalam susunan utama ketimbang memprioritaskan keseimbangan lini tengah.

Kondisi tersebut membuat City rentan menghadapi serangan balik. Ketika lini tengah gagal menghentikan pergerakan lawan sejak awal, barisan pertahanan harus menghadapi tekanan yang lebih besar.

2 dari 5 halaman

Masalah Marc Guehi dan Rapuhnya Lini Belakang

Kondisi Marc Guehi turut menjadi perhatian. Bek tersebut dikabarkan belum berada dalam kondisi fisik terbaik dan penampilannya belakangan ini dinilai belum maksimal, termasuk sejak jeda internasional terakhir bersama Timnas Inggris.

Situasi Guehi juga berpotensi memengaruhi koordinasi dengan Ruben Dias. Sementara itu, Josko Gvardiol melakukan kesalahan saat menghadapi Forest meski performanya secara keseluruhan dinilai belum terlalu jauh dari standar terbaiknya.

Abdukodir Khusanov masih menunjukkan perkembangan positif pada usia 22 tahun. Namun, pilihan di luar kelompok bek utama dinilai belum memberikan jaminan kualitas yang sama. Nico O'Reilly bukan bek tradisional, sedangkan Vitor Reis dan Rico Lewis masih memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan lini belakang.

Kepergian John Stones, Manuel Akanji, Nathan Ake, dan Kyle Walker dalam beberapa tahun terakhir juga meninggalkan pekerjaan besar bagi City. Dengan persoalan di luar lapangan yang membatasi kemungkinan melakukan perombakan pada bursa transfer Januari, Maresca harus mencari solusi dari pemain yang tersedia.

3 dari 5 halaman

Penjelasan Maresca soal Kekalahan dari Nottingham Forest

Maresca menilai kekalahan dari Forest berawal dari ketidakmampuan timnya mengimbangi intensitas permainan lawan. City kalah dalam banyak duel dan perebutan bola kedua pada babak pertama sehingga kesulitan mengembangkan permainan.

"Pada babak pertama, ketika Anda tidak mampu mengimbangi intensitas dan kalah dalam semua duel, situasinya menjadi sulit. Ketika kami mencoba bereaksi, semuanya sudah terlambat," ujar Maresca.

Ia juga menjelaskan bahwa kesalahan pada gol pertama terjadi ketika City berusaha membangun serangan dari belakang. Sementara itu, gol kedua berawal dari kekalahan duel di tengah lapangan dan gol ketiga terjadi setelah pemainnya kalah dalam perebutan bola di dekat kotak penalti Forest.

4 dari 5 halaman

Jeda Internasional Jadi Kesempatan untuk Berbenah

Maresca memberi konfirmasi bahwa Guehi meminta diganti saat turun minum karena cedera. Gvardiol juga ditarik keluar setelah mengalami masalah kecil sepanjang pekan sebelum pertandingan.

Pelatih asal Italia itu mengakui masih membutuhkan waktu untuk memahami karakter para pemainnya. Ia baru bekerja bersama skuad City selama tiga hingga empat bulan sehingga proses adaptasi masih berlangsung.

City sebelumnya sempat merespons persoalan di luar lapangan dengan mengalahkan Liverpool 3-0 di Anfield pada 11 Oktober. Namun, setelah kemenangan tersebut, mereka kebobolan 18 gol dalam delapan pertandingan berikutnya di semua kompetisi.

Jeda internasional datang pada waktu yang cukup penting bagi Man City. Maresca membutuhkan kesempatan untuk mengevaluasi keseimbangan lini tengah, memperbaiki koordinasi pertahanan, dan memastikan para pemain kembali dalam kondisi terbaik sebelum kompetisi berlanjut.

Sumber: NBC Sports

5 dari 5 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE