Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford

Gia Yuda Pradana | 19 September 2026 07:35
Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford
Pemain Chelsea Morgan Rogers mengontrol bola dalam laga Premier League antara Brentford vs Chelsea di London, Inggris, Jumat, 18 September 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Chelsea menelan kekalahan 0-3 dari Brentford pada pekan kelima Premier League 2026-27. Bermain di Gtech Community Stadium, The Blues tampil cukup solid pada babak pertama sebelum kehilangan kendali setelah jeda.

Brentford mencetak tiga gol pada babak kedua melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fabio Carvalho. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Chelsea menjelang jeda internasional selama tiga pekan.

Advertisement

Xabi Alonso tidak hanya melihat masalah pada situasi bola mati. Pelatih Chelsea itu menunjuk area-area yang membuat timnya gagal mempertahankan performa hingga akhir pertandingan.

1 dari 4 halaman

Duel Bertahan Menjadi Masalah

Chelsea tidak cukup kuat dalam duel bertahan saat menghadapi Brentford. Persoalan tersebut membuat pemain tuan rumah lebih mudah mendapatkan ruang dan memenangkan perebutan bola di sejumlah situasi penting.

Alonso menilai duel defensif menjadi salah satu aspek yang harus diperbaiki. Chelsea kehilangan konsistensi setelah turun minum sehingga permainan mereka tidak lagi sekuat pada babak pertama.

"Kami tidak cukup baik dalam duel bertahan. Kami kehilangan konsistensi dan mentalitas kompetitif yang dibutuhkan pada babak kedua," ujar Alonso.

2 dari 4 halaman

Bola Mati dan Build-up Tidak Efektif

Bola mati menjadi salah satu kelemahan yang paling terlihat. Gol pembuka Anthony lahir dari sepak pojok, sekaligus memberikan Brentford keunggulan setelah Chelsea mampu menjaga skor 0-0 hingga jeda.

Namun, Alonso menegaskan persoalan Chelsea lebih luas daripada sekadar bola mati. Build-up juga tidak berjalan sesuai rencana ketika Brentford meningkatkan tekanan setelah mencetak gol pertama.

"Kami tidak cukup baik bukan hanya dalam bola mati, tetapi juga dalam duel bertahan dan build-up," kata Alonso. Situasi tersebut membuat Chelsea kesulitan membangun serangan dengan struktur yang rapi.

3 dari 4 halaman

Chelsea Kehilangan Kontrol dan Bentuk Permainan

Masalah berikutnya adalah kemampuan mengontrol pertandingan. Setelah tertinggal, Chelsea berusaha mengejar gol penyeimbang, tetapi pendekatan tersebut justru membuat struktur permainan mereka semakin terbuka.

Brentford kemudian memanfaatkan ruang melalui transisi. Gol kedua yang dicetak Thiago menjadi bukti bagaimana Chelsea dihukum ketika kehilangan bentuk permainan.

"Setelah kami kebobolan gol pertama, kami kehilangan bentuk dan kebobolan melalui transisi. Memahami permainan dan mengetahui apa yang dibutuhkan untuk bersaing sampai akhir adalah sebuah proses," ujar Alonso.

Chelsea kini memiliki waktu tiga pekan selama jeda internasional untuk melakukan pembenahan. Area-area tersebut menjadi pekerjaan penting Alonso agar timnya mampu menjaga konsistensi dan intensitas permainan sepanjang pertandingan.

Sumber: Talk Chelsea

4 dari 4 halaman

Klasemen