Arne Slot Bantah Klaim Liverpool Kalah Telak dari Newcastle di Final Carabao Cup
Richard Andreas | 17 Maret 2025 10:00
Bola.net - Liverpool harus mengakui keunggulan Newcastle dalam final Carabao Cup 2025 yang digelar di Wembley, Minggu 16 Maret 2025. Dengan skor 1-2. The Magpies berhasil meraih trofi pertama mereka dalam 70 tahun terakhir berkat gol Dan Burn dan Alexander Isak.
Sementara itu, Liverpool, yang merupakan juara bertahan dan pemuncak klasemen Premier League, tampil jauh di bawah performa terbaik mereka.
Federico Chiesa mencetak gol telat untuk The Reds di injury time, tetapi itu tidak cukup untuk mengubah nasib timnya.
Kekalahan ini datang hanya lima hari setelah Liverpool tersingkir dari Liga Champions oleh PSG. Meski begitu, manajer Arne Slot menolak klaim bahwa timnya dikalahkan secara mutlak oleh Newcastle.
Slot mengatakan: "Kami dikalahkan dalam gaya mereka, ya, itu benar. Tapi apakah itu berarti kami kalah dengan telak? Saya tidak setuju."
Performa Liverpool yang Mengecewakan
Liverpool, yang selama ini dikenal sebagai tim yang solid di bawah asuhan Arne Slot, tampil jauh dari kata mengesankan di final Carabao Cup.
Mereka kesulitan menciptakan peluang serius sebelum Chiesa mencetak gol di menit akhir. Padahal, The Reds adalah tim yang mendominasi Premier League musim ini.
Ketiadaan Trent Alexander-Arnold dirasakan sangat berpengaruh. Tanpa bek kanan andalan mereka, Liverpool kehilangan kreativitas dan jangkauan umpan yang biasanya menjadi senjata utama.
Selain itu, kurangnya rotasi pemain juga mulai terlihat dampaknya, terutama setelah pertandingan sengit melawan PSG di Liga Champions.
Meski begitu, Slot menegaskan bahwa kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Ia menyatakan bahwa timnya masih memiliki target lain, yaitu mempertahankan gelar Premier League.
Tanggapan Arne Slot atas Kritik

Arne Slot dengan tegas membantah anggapan bahwa Liverpool dikalahkan secara mutlak oleh Newcastle. Ia tahu bahwa Newcastle memang layak menang, tetapi Liverpool tidak sepenuhnya kehilangan kendali atas permainan.
"Jika Anda mengatakan kami kalah telak, itu dalam gaya mereka. Mereka menang lebih banyak duel udara dan fisik, itu kekuatan mereka. Tapi bagi saya, dikalahkan secara mutlak adalah ketika Anda tidak bisa menyentuh bola sama sekali, dan itu tidak terjadi," lanjut Slot.
Slot mengakui bahwa Newcastle memang layak menang karena permainan berjalan sesuai dengan strategi mereka. Namun, ia menekankan bahwa Liverpool tidak hanya berlari mengejar bola.
"Kami harus bertahan menghadapi banyak umpan panjang dan second balls, itu memang keunggulan mereka," tambahnya.
Tantangan ke Depan untuk Liverpool
Kekalahan di final Carabao Cup dan tersingkir dari Liga Champions tentu menjadi pukulan berat bagi Liverpool.
Namun, Slot menegaskan bahwa timnya tidak boleh terpuruk. "Kami masih punya target lain, dan itu adalah Premier League," ujarnya.
Dengan jarak yang cukup aman di puncak klasemen, Liverpool masih diunggulkan untuk mempertahankan gelar juara.
Bagi fans Liverpool, kekalahan ini mungkin mengecewakan, tetapi mereka tidak perlu khawatir tentang kemungkinan kehilangan gelar Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Bidik 3 Talenta Muda untuk Perombakan Skuad
Liga Inggris 26 April 2026, 15:20
-
Kenapa Nick Pope Tak Dikartu Merah Usai Menjatuhkan Viktor Gyokeres?
Liga Inggris 26 April 2026, 12:03
-
Arsenal Kembali ke Puncak, Tekan Rival dalam Perburuan Gelar
Liga Inggris 26 April 2026, 09:36
-
Liverpool Menang 3-1 atas Palace, Ketegangan dan Protes Warnai Anfield
Liga Inggris 26 April 2026, 09:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man United vs Brentford: Casemiro
Liga Inggris 28 April 2026, 04:17
-
Matheus Cunha Menghilang di Laga MU vs Brentford, Ini Penyebabnya
Liga Inggris 28 April 2026, 04:11
-
Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal 30 April 2026
Liga Champions 28 April 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Man united Brentford di Liga Inggris: Tayang di Vidio
Liga Inggris 27 April 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08













