Arsenal Pecahkan Rekor Gol dari Corner di Premier League, Bukti Kekuatan Set Piece Mikel Arteta
Aga Deta | 26 April 2026 09:00
Bola.net - Arsenal kembali menunjukkan kekuatan mereka dalam situasi bola mati di Premier League musim 2025-2026. Tim asuhan Mikel Arteta kini mencatat sejarah baru lewat efektivitas mereka dari sepak pojok.
Gol Eberechi Eze ke gawang Newcastle United menjadi penentu penting dalam laga tersebut. Sekaligus, gol itu membawa Arsenal ke puncak klasemen sementara.
Kemenangan tersebut juga mempertegas identitas permainan Arsenal yang sangat kuat dalam skema set piece. Situasi ini kembali menjadi pembeda di tengah persaingan ketat liga.
Dengan torehan tersebut, Arsenal kini tidak hanya bersaing dalam perebutan gelar. Mereka juga mencatatkan rekor baru dalam sejarah Premier League.
Rekor Baru dari Situasi Corner

Arsenal kini mencetak 17 gol dari situasi sepak pojok di Premier League musim ini. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah kompetisi.
Rekor sebelumnya bertahan sejak musim perdana Premier League pada 1992-1993. Oldham Athletic sempat mencatat 16 gol dari corner dalam satu musim.
Catatan tersebut kemudian disamai oleh West Bromwich Albion dan Arsenal sendiri pada musim sebelumnya. Namun kini, Arsenal berdiri sendirian di puncak.
Dengan empat laga tersisa, jumlah gol tersebut masih berpotensi bertambah. Artinya, rekor ini bisa semakin sulit untuk dikejar.
Dominasi Set Piece Era Mikel Arteta

Kekuatan Arsenal dalam situasi bola mati bukanlah kebetulan. Ini merupakan hasil dari kerja taktik dan latihan yang terstruktur.
Mikel Arteta menjadikan set piece sebagai salah satu senjata utama dalam strategi tim. Pendekatan ini terbukti efektif dalam banyak pertandingan penting.
Meski sering dikritik karena dianggap terlalu bergantung pada bola mati, data menunjukkan hal berbeda. Tim-tim elite juga memanfaatkan situasi ini secara maksimal.
Arsenal sebelumnya juga mencatat 16 gol dari corner pada musim 2023-2024. Konsistensi ini menunjukkan bahwa pola tersebut sudah menjadi bagian dari identitas tim.
Kontribusi Merata dan Efisiensi Tinggi

Gol dari situasi corner Arsenal tidak hanya datang dari satu pemain. Kontribusi tersebar di berbagai lini tim.
Jurrien Timber menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan tiga gol langsung dari corner. Sementara Gabriel Magalhães, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi juga mencatat kontribusi penting.
Arsenal juga diuntungkan oleh dua gol bunuh diri lawan dari situasi yang sama. Hal ini menunjukkan tekanan besar yang mereka ciptakan di kotak penalti.
Efektivitas ini berasal dari organisasi yang rapi dan eksekusi yang konsisten. Setiap peluang bola mati menjadi ancaman serius bagi lawan.
Senjata Penting dalam Perburuan Gelar

Rekor ini menjadi bukti bahwa Arsenal sangat serius dalam detail permainan. Set piece kini menjadi bagian penting dalam perebutan gelar Premier League.
Namun, pencapaian ini tidak akan berarti tanpa trofi di akhir musim. Fokus utama tetap pada gelar juara liga.
Tim-tim besar seperti Manchester City dan Manchester United juga pernah sukses lewat kekuatan bola mati. Artinya, Arsenal berada di jalur yang tepat secara historis.
Kini, tantangan terbesar Arteta adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim. Karena rekor saja tidak cukup tanpa gelar yang menyertainya.
Sumber: The Analyst
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Terkejut dengan Pernyataan Gabriel Jesus usai Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 12 September 2026, 05:05
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tak Anggap Chelsea Mustahil untuk Dihentikan
Liga Inggris 12 September 2026, 07:40
-
Arsenal Rekrut Wonderkid Georgia, Disebut Next Kvaratskhelia
Liga Inggris 12 September 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Cetak Sejarah, Jadi Kapten Termuda Barcelona
Liga Spanyol 12 September 2026, 06:35
-
Gacor di Barcelona, Raphinha Terpilih sebagai Pemain Terbaik La Liga Agustus 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 06:05
-
Pedro Neto Perpanjang Kontrak di Chelsea hingga 2032
Liga Inggris 12 September 2026, 05:35
-
Mikel Arteta Terkejut dengan Pernyataan Gabriel Jesus usai Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 12 September 2026, 05:05
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
