Asisten Klopp: Liverpool Tidak Merasakan Tekanan
Richard Andreas | 17 Februari 2019 11:00
Bola.net - - Asisten pelatih Jurgen Klopp, Pepijn Lijnders menegaskan bahwa skuat Liverpool saat ini sama sekali tidak merasakan tekanan dalam balapan menuju gelar juara Premier League. Alih-alih, mereka justru merasa bersemangat dan antusias menghadapi tantangan yang akan datang.
Liverpool terbilang sebagai kandidat juara Premier League musim ini, tapi mereka harus bersaing ketat dengan Manchester City. The Reds juga harus menghadapi tekanan puasa 29 tahun tanpa gelar, skuat Liverpool memikul banyak harapan.
Saat ini Liverpool berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 65 poin dari 26 pertandingan. Man City berada di puncak dengan jumlah poin sama, unggul selisih gol, meski Man City bermain satu pertandingan lebih banyak.
Artinya, kans Liverpool masih terbuka lebar, dan kondisi itulah yang membuat skuat masih bersemangat. Baca komentar Lijnders selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Tertekan
Banyak pihak yang meyakini Liverpool berada dalam tekanan karena tergelincir dalam beberapa laga terakhir. Mereka nyaris unggul 10 poin dari Man City, tapi beberapa hasil imbang dan kekalahan dari Man City, Januari lalu mengubah kondisi tersebut.
"Saya rasa yang paling penting adalah kami merasa bersemangat, kami tidak merasakan tekanan. Kami terus bekerja keras dan kami mempersiapkan diri kami untuk momen ini," tutur Lijnders di Liverpoolfc.com.
"Ini adalah periode krusial di mana kami harus terus mencari langkah berikutnya - dan jika kami terus fokus pada diri kami sendiri, pada bagaimana kami ingin bermain, bagaimana kami ingin berkembang, maka hasil pertandingan akan datang dengan sendirinya. Itulah yang penting."
Kesempatan Besar

Lebih lanjut, Lijnders mengakui musim ini adalah kesempatan besar bagi Liverpool untuk menuntaskan dahaga gelar juara Premier League mereka. Dia yakin yang perlu dilakukan skuat Liverpool adalah berlatih sebaik mungkin dan selalu mencari solusi.
"Ini adalah kesempatan besar [untuk juara], lebih tidak. Kami ingin menjadi layak untuk mendapatkannya. Saya merasa tim ini siap bermain melawan siapa pub, di mana pun, dan bahwa kami bisa membuat lawan kesulitan karena itu."
"Kami harus memanfaatkan latihan sebaik mungkin, kami harus benar-benar mempersiapkan diri untuk pertandingan dalam sikap yang sama. Saya cukup yakin kami akan menemukan solusi lagi dan lagi," tutupnya.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para pemain yang harus pergi meninggalkan Real Madrid demi menyelamatkan kariernya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30















