Baru Sebentar Gantikan Amorim, Ini 6 Perubahan Diam-Diam Michael Carrick yang Langsung Mengubah Wajah Manchester United

Dimas Ardi Prasetya | 23 Januari 2026 19:11
Baru Sebentar Gantikan Amorim, Ini 6 Perubahan Diam-Diam Michael Carrick yang Langsung Mengubah Wajah Manchester United
Michael Carrick pada laga pekan ke-22 Premier League antara Manchester United vs Man City di Old Trafford (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Michael Carrick tak butuh waktu lama untuk meninggalkan jejaknya di Manchester United. Mantan gelandang Setan Merah itu ditunjuk sebagai manajer interim setelah Ruben Amorim resmi didepak dari Old Trafford.

Keputusan pergantian pelatih ini langsung memunculkan tanda tanya besar soal arah baru United. Carrick menjawabnya dengan serangkaian perubahan yang terasa cepat, senyap, tetapi berdampak.

Advertisement

Dalam hitungan hari, suasana Carrington dilaporkan berubah. Para pemain dan staf merasakan pendekatan berbeda yang kontras dengan era sebelumnya.

Puncaknya terjadi saat United meraih kemenangan derbi atas Manchester City. Hasil itu menjadi simbol awal perubahan budaya yang mulai terbentuk di bawah Carrick.

1 dari 5 halaman

Tunjukkan Dukungan Nyata pada Pemain Muda

Tunjukkan Dukungan Nyata pada Pemain Muda

Michael Carrick saat memimpin latihan Manchester United (c) MUFC Official

Dari laporan Goal, salah satu langkah paling simbolis Carrick terlihat dari caranya mendekat ke akademi. Ia dan staf kepelatihannya rela menembus kemacetan demi menonton langsung laga tim U-21 di Leigh Sports Village.

Kehadiran itu memberi pesan kuat bahwa jalur ke tim utama tetap terbuka. Para pemain muda merasa diperhatikan dan kembali percaya pada sistem pembinaan klub.

Langkah ini menjadi kontras tajam dibanding era Ruben Amorim. Selama 14 bulan, pelatih asal Portugal itu jarang terlihat di pertandingan akademi meski lokasinya mudah dijangkau.

Kehadiran Carrick hanya tujuh hari setelah menjabat disebut sebagai “kemenangan mudah” yang sebelumnya terabaikan. Ia berhasil memperbaiki hubungan yang sempat renggang antara tim utama dan akademi.

2 dari 5 halaman

Merevisi Intensitas Latihan dan Turun Tangan Langsung di Lapangan

Merevisi Intensitas Latihan dan Turun Tangan Langsung di Lapangan

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) MUFC Official

Perubahan juga terasa jelas di lapangan latihan Carrington. Carrick memperkenalkan sesi latihan yang lebih singkat, tetapi dengan intensitas lebih tinggi.

Fokus utama diarahkan pada pengembangan individu pemain. Setiap pemain mendapatkan perhatian detail terkait aspek yang perlu ditingkatkan.

Pendekatan ini disambut positif oleh skuad. Bek senior Harry Maguire secara terbuka mengakui bahwa ia terkesan dengan energi dan detail dari staf pelatih baru.

Carrick juga lebih aktif terlibat langsung dalam sesi latihan. Ia bekerja erat bersama para asistennya seperti Steve Holland dan Jonathan Woodgate dan ini menciptakan dinamika staf yang solid dan dihormati pemain.

Hal ini berbeda dibandingan di era Ruben Amorim. Pria Portugal itu disebut lebih suka mengawasi anak-anak asuhnya dari kejauhan.

3 dari 5 halaman

Ubah Rutinitas Hari Pertandingan dan Timing Pidato Ruang Ganti

Ubah Rutinitas Hari Pertandingan dan Timing Pidato Ruang Ganti

Pelatih Manchester United, Michael Carrick merayakan gol ke gawang Manchester City di Derby Manchester, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick tak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga kebiasaan hari pertandingan. Ia memutuskan skuad tiba di Old Trafford sedikit lebih lambat dibanding era Amorim.

Meski tetap berangkat bersama dari Carrington, perubahan kecil ini dimaksudkan untuk memberi suasana segar. Rutinitas lama yang dianggap monoton mulai ditinggalkan.

Perubahan paling mencolok terjadi setelah pertandingan. Carrick kembali menghidupkan tradisi pidato manajer di ruang ganti usai laga.

Setelah mengalahkan Manchester City, Carrick langsung berbicara kepada tim. Ia mengingatkan pemain agar tidak cepat puas dan menekankan “hak istimewa” bermain untuk Manchester United.

Hal ini juga beda dibanding di era Amorim. Eks bos Sporting Lisbon itu lebih suka berpidato pada para pemain keesokan harinya.

4 dari 5 halaman

Kembali Memercayai Kobbie Mainoo

Kembali Memercayai Kobbie Mainoo

Duel Pascal Gross dan Kobbie Mainoo dalam laga putaran ketiga Piala FA antara Manchester United vs Brighton di Old Trafford, 11 Januari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Keputusan penting Carrick lainnya adalah mengembalikan peran Kobbie Mainoo. Gelandang muda itu sebelumnya terpinggirkan karena dianggap tak cocok dengan sistem 3-4-3 Amorim.

Situasi tersebut sempat memicu ketegangan. Mainoo bahkan meminta dipinjamkan pada musim panas setelah frustrasi tak mendapat menit bermain.

Carrick langsung mengubah arah. Ia memberi Mainoo kesempatan starter di laga derbi Manchester di Premier League, sebuah keputusan berani di awal masa jabatannya.

Mainoo membalas kepercayaan itu dengan performa impresif. Ia menempuh jarak 7,9 km, bekerja keras saat bertahan, dan tampil penuh energi sepanjang laga.

LATEST UPDATE