Kunci Gacor Senne Lammens di Man United: Sukses Maksimalkan Aturan Baru Kiper di Premier League

Kunci Gacor Senne Lammens di Man United: Sukses Maksimalkan Aturan Baru Kiper di Premier League
Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Bola.net - Kiper Manchester United, Senne Lammens, menjadi salah satu pemain yang paling memanfaatkan perubahan aturan terbaru di Premier League musim ini. Penjaga gawang asal Belgia tersebut bahkan disebut mampu mengoptimalkan regulasi baru soal durasi penguasaan bola oleh kiper.

Lammens didatangkan Manchester United dari Royal Antwerp pada bursa transfer musim panas dengan nilai transfer sekitar £18,2 juta. Sejak kedatangannya di Old Trafford, kiper berusia 23 tahun itu langsung menjelma sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang.

Performa impresifnya membuat Lammens sukses mengambil alih posisi nomor satu yang sebelumnya ditempati Andre Onana.

Memanfaatkan Batas Waktu 8 Detik

Memanfaatkan Batas Waktu 8 Detik

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Musim ini Premier League menerapkan aturan baru bagi penjaga gawang terkait durasi memegang bola. Jika sebelumnya kiper hanya diperbolehkan menguasai bola maksimal enam detik, namun jarang benar-benar ditegakkan, kini batas waktunya diperpanjang menjadi delapan detik.

Jika kiper melewati batas tersebut, wasit dapat memberikan tendangan sudut untuk tim lawan sebagai hukuman atas aksi membuang waktu.

Menariknya, Lammens justru mampu memanfaatkan aturan ini dengan sangat efektif. Statistik dari The Athletic menunjukkan bahwa ia memegang bola rata-rata 7,68 detik setiap kali menangkap atau menguasainya, hanya terpaut 0,32 detik dari batas maksimal.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara semua kiper di Premier League musim ini.

Paling Lama di Liga

Paling Lama di Liga

Kiper Manchester United, Senne Lammens mencoba menepis sepak pojok Everton Selasa (24/2/2026) (c) MUFC Official

Kiper Brighton, Bart Verbruggen, menjadi pemain yang paling mendekati catatan Lammens dengan rata-rata 6,52 detik. Sementara itu kiper timnas Inggris, Jordan Pickford, sedikit di bawahnya dengan selisih hanya 0,02 detik.

Pickford juga menjadi penjaga gawang terakhir dalam daftar yang rata-rata masih memegang bola lebih dari enam detik.

Di sisi lain, beberapa kiper justru terkenal lebih cepat mendistribusikan bola. Penjaga gawang Newcastle United, Nick Pope, tercatat sebagai yang paling cepat mengembalikan bola ke permainan dengan rata-rata hanya 3,33 detik.

Kiper Bournemouth Djordje Petrovic menyusul dengan 3,42 detik, sementara kiper Arsenal David Raya rata-rata melepaskan bola setelah 3,96 detik.

Memberi Stabilitas untuk Manchester United

Memberi Stabilitas untuk Manchester United

Aksi Senne Lammens di laga West Ham vs Manchester United, Premier League 2025/2026 (c) Official X Manchester United

Kehadiran Lammens memberikan ketenangan yang sebelumnya dirasa kurang di lini belakang Manchester United. Otoritasnya di kotak penalti serta kemampuannya mengontrol tempo permainan dinilai membantu meningkatkan stabilitas tim.

Sepanjang musim ini, Lammens telah mencatatkan lima clean sheet dari 23 penampilan liga. Kontribusinya membantu Manchester United naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan selisih gol +11.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama musim lalu, Setan Merah masih terpuruk di peringkat ke-13 dengan selisih gol -3.

Dipuji Michael Carrick

Dipuji Michael Carrick

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Performa konsisten Lammens juga mendapat pujian dari pelatih interim Manchester United, Michael Carrick. Bahkan beberapa pihak mulai membandingkannya dengan legenda klub, Edwin van der Sar.

Carrick mengakui ada kemiripan gaya bermain antara keduanya, meski ia enggan membuat perbandingan langsung.

Menurut Carrick, kualitas utama seorang kiper adalah kemampuan menghadirkan ketenangan di tengah tekanan pertandingan, sesuatu yang dinilai dimiliki oleh Lammens.

“Ia punya karakter yang kuat. Seorang penjaga gawang harus bisa dipercaya dan membawa ketenangan, bukan menambah kekacauan. Senne memiliki kualitas itu,” ujar Carrick.

Ia juga menilai kepribadian dan mentalitas Lammens menjadi faktor penting yang membuatnya cepat beradaptasi di klub sebesar Manchester United.

Dengan performa stabil serta kemampuannya memanfaatkan aturan permainan secara cerdas, Lammens kini dianggap sebagai salah satu rekrutan terbaik Manchester United musim ini.

Sumber: The Athletic