Begini Cara Jordan Henderson Menjadi Sosok Penting Bagi Liverpool, Patut Ditiru
Yaumil Azis | 25 Juli 2020 20:28
Bola.net - Liverpool sukses menjuarai mengakhiri puasa gelarnya di pentas Premier League yang telah berjalan selama 30 tahun. Dan keberhasilan tersebut tak bisa lepas dari kontribusi sang kapten, Jordan Henderson.
Pria berkebangsaan Inggris tersebut bisa dikatakan pemain yang paling setia jika dibandingkan dengan pemain Liverpool lain saat ini. Bagaimana tidak, ia tidak pernah beranjak dari Anfield sejak bergabung pada tahun 2011 silam.
Ia sudah pernah merasakan bagaimana pedihnya kegagalan setelah disalip dari puncak klasemen menjelang pekan akhir Premier League tahun 2014 lalu. Di mana Steven Gerrard melakukan aksi terpeleset dalam laga kontra Chelsea.
Sampai Liverpool menjadi juara Liga Champions, Super Cup Eropa, Piala Dunia Antarklub dan Premier League baru-baru ini pun, Henderson masih menemani. Darah Henderson sudah terlanjur merah.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kiat Jordan Henderson
Henderson merupakan bagian dari masa-masa kelam the Reds, dan juga bagian dari masa kesuksesannya. Bangkit dari kenangan buruk bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Namun Henderson membuktikan dirinya bisa.
Kritik selalu menjumpai dan berusaha membuat Henderson jatuh. Namun, tidak ada satupun dari komentar-komentar pedas itu yang membuatnya terpuruk.
"Anda memahami kritikan sebagai bagian dan parsel di dunia sepak bola, tapi sewaktu masih muda, sulit rasanya untuk mengatasinya kalau anda tidak terbiasa dengan itu," ujar Henderson kepada Daily Mail.
"Di klub besar seperti Liverpool, level ekspektasinya bisa memengaruhi anda. Sekarang saya lebih melihat kritikan sebagai sumber tenaga untuk mendorong saya maju," lanjutnya.
Tak Pernah Berhenti Berkembang
Kendati sudah menginjak usia 30 tahun, namun Henderson belum mau berhenti untuk mengembangkan dirinya menjadi pemain yang lebih baik. Ia tidak akan berhenti sampai karir sepakbolanya berhenti.
"Saya takkan pernah mencoba untuk menjadi lebih baik. Itu adalah sesuatu yang selalu saya lakukan sampai berhenti bermain sepak bola. Itu adalah bagian besar dari hidup," tambahnya.
"Anda akan mengalami kemunduran serta mendapatkan kritikan, tapi semuanya hanya soal bereaksi pada situasi tersebut. Gunakan itu sebagai energi dan motivasi untuk bangkit menjadi lebih kuat dan berkembang," pungkasnya.
Liverpool akan menjalani pekan terakhir Premier League musim ini pada hari Minggu (26/7/2020), dengan Newcastle sebagai lawannya. Sayangnya Henderson tak bisa ikut serta lantaran sedang mengalami cedera.
(Goal International)
Baca Juga:
- Ketimbang Beli Pemain Baru, Liverpool Diminta Fokus Amankan Trio Firmansah
- Diincar Tiga Raksasa EPL, Kalidou Koulibaly Buka Pintu untuk Tinggalkan Napoli
- Kalau Tidak Punya Uang, Jangan Harap Dapat Thiago Alcantara, Liverpool!
- Mungkinkah MU Terpeleset? Ini 7 Hal yang Patut Diperhatikan pada Laga Terakhir Premier League
- Jurgen Klopp Puji Thiago Alcantara, Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48














