Beruntungnya Arsenal dan MU, Bisa Lolos ke Liga Champions Andai Premier League Dibatalkan
Richard Andreas | 23 April 2020 11:00
Bola.net - UEFA sedang menimbang beberapa opsi untuk tetap menyelenggarakan Liga Champions musim depan andai liga-liga domestik dibatalkan musim ini. Mereka bisa saja menggunakan skor koefisien sebagai tolok ukur.
Sebulan terakhir, UEFA tetap menegaskan bahwa prioritas liga-liga Eropa di bawah naungan mereka adalah menuntaskan musim ini. Entah bagaimana caranya, sepak bola harus mencari cara kembali usai pandemi virus corona mereda nanti.
Biar begitu, rencana ini mulai dianggap berisiko karena menghadapi ketidakpastian. Beberapa liga sudah meminta izin UEFA untuk mengakhiri musim, sebut saja Liga Belgia dan Eredivisie.
Artinya, UEFA pun harus siap menghadapi skenario terburuk musim tidak bisa dilanjutkan. Liga-liga top seperti Premier League, Serie A, dan La Liga pun bisa jadi harus dihentikan total di tengah jalan.
Apa yang akan terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kasus Khusus
UEFA sudah berkali-kali menegaskan pentingnya penyelesaian musim ini. Bahkan mereka sengaja menunda ajang Euro 2020 dan siap memberikan sanksi berat pada liga yang menghentikan musim tanpa seizin merka.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin tahu betapa pentingnya menyelesaikan musim ini. Namun, dia juga tidak menutup kemungkinan terburuk musim harus dihentikan total.
"Ada rekomendasi kuat untuk tetap menyelesaikan divisi tertinggi liga domestik dan piala domestik," tulis pernyataan resmi UEFA.
"Namun beberapa kasus khusus akan dipertimbangkan tentang partisipasi di kompetisi Eropa andai liga domestik dibatalkan."
Gunakan Skor Koefisien
Andai musim dibatalkan, jelas klasemen sementara tidak bisa digunakan sebagai acuan. Sebut saja di Premier League, mungkin hanya Liverpool yang sudah pasti lolos ke Liga Champions musim depan.
Manchester City mendekati Liverpool, tapi mereka hanya unggul empat poin dari Leicester City di peringkat ketiga. Lalu ada Chelsea, Manchester United, Wolverhampton, Sheffield United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal yang masih bisa saling jegal untuk menembus empat besar.
UEFA menyadari masalah ini dan berusaha mencari solusi terbaik. Mengutip Metro, kabarnya UEFA tidak akan menggunakan klasemen sementara untuk memberikan empat tiket ke Liga Champions.
Ada gagasan menentukan peserta berdasarkan nilai koefisien UEFA, tidak menhitung posisi mereka di klasemen domesik.
Arsenal dan MU Lolos
Sebelum dihentikan sementara, klasemen Premier League adalah sebagai berikut:
- Liverpool
- Man City
- Leicester
- Chelsea
- Man United
- Wolves
- Sheffield
- Tottenham
- Arsenal
Uniknya, justru Arsenal dan Manchester United yang berhak bermain di Liga Champions musim depan berdasarkan nilai koefisien UEFA. Arsenal bakal melaju bersama Man City, Liverpool, dan Manchester United, sementara Leicester City dan Chelsea harus menerima kegagalan mereka.
Lalu, jika tidak ada perubahan pada hukuman Man City yang dilarang bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan maka ada Totteham Hotspur yang akan mengambil tempat mereka.
Nahasnya, Leicester yang sudah tampil sangat baik dan Chelsea yang mulai berkembang justru akan gagal ke Liga Champions.
Bagaimanapun ini hanya wacana, belum ada kepastian apa pun tentang langkah yang akan diambil UEFA.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
- Kalau Bisa, Arteta Ingin Dua Legenda Arsenal Ini Ada di Skuatnya yang Sekarang
- Kabar Mesut Ozil Ogah Potong Gaji Bocor ke Media, Ada 'Ular' di Skuad Arsenal?
- Chelsea Siap Bajak Pierre-Emerick Aubameyang dari Arsenal
- Mesut Ozil Ogah Potong Gaji, Bagaimana Respon Pemain Arsenal Lainnya?
- Setelah Arsenal, David Luiz Berencana Kembali ke Benfica
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





