Bocoran Formasi Xabi Alonso di Chelsea: Cole Palmer Jadi Florian Wirtz Versi Baru?
Richard Andreas | 18 Mei 2026 12:15
Bola.net - Chelsea mungkin kalah 0-1 dari Manchester City di final FA Cup akhir pekan lalu, tetapi ada satu hal yang diam-diam menarik perhatian publik Stamford Bridge. Formasi 3-4-2-1 yang digunakan pelatih interim Calum McFarlane dianggap memberi gambaran awal tentang seperti apa Chelsea di bawah Xabi Alonso musim depan.
Pelatih asal Spanyol itu memang belum resmi memulai pekerjaannya, tetapi gaya bermainnya bersama Bayer Leverkusen sudah menjadi bahan pembicaraan di Eropa.
Alonso sukses mengubah Leverkusen menjadi salah satu tim paling menarik dalam sepak bola modern dengan kombinasi pressing agresif, penguasaan bola, dan struktur permainan yang sangat rapi.
Kini pertanyaannya bukan lagi apakah Alonso punya ide besar, melainkan apakah skuad Chelsea saat ini benar-benar cocok dengan sistem tersebut.
Adapun dari Cole Palmer hingga Enzo Fernandez, ada beberapa nama yang tampak ideal. Namun di sisi lain, masih ada sejumlah celah yang perlu dibenahi.
Sistem 3-4-2-1 yang Jadi Identitas Xabi Alonso

Kesuksesan Alonso bersama Bayer Leverkusen tidak lepas dari formasi 3-4-2-1 yang menjadi fondasi permainan mereka sepanjang musim 2023/2024. Dengan sistem itu, Leverkusen menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal serta hanya kalah sekali dari 53 pertandingan di semua kompetisi.
Alonso membangun timnya dengan pressing tinggi dan dominasi penguasaan bola. Namun, yang membuat Leverkusen berbeda adalah organisasi permainan mereka, baik saat menyerang maupun bertahan. Setiap pemain memiliki fungsi yang sangat spesifik.
Dalam sistem tersebut, tiga bek menjadi dasar pembangunan serangan. Dua bek tengah di sisi kanan dan kiri dituntut mampu mengalirkan bola, sementara satu bek lain lebih berperan secara fisik dan defensif.
Yang paling menonjol adalah peran wing-back. Alejandro Grimaldo di sisi kiri menjadi kreator utama permainan, sementara Jeremie Frimpong di kanan sering muncul sebagai pemain paling depan. Keduanya mencatat kombinasi 19 gol dan 20 assist di Bundesliga musim itu.
Chelsea Punya Beberapa Pemain yang Cocok

Chelsea sebenarnya memiliki sejumlah pemain yang dinilai cocok dengan kebutuhan Alonso. Levi Colwill, misalnya, dianggap punya kualitas luar biasa dalam memecah garis pertahanan lawan lewat umpan progresif dari lini belakang.
Di lini tengah, Romeo Lavia juga punya kemampuan serupa. Sementara itu, Moises Caicedo, Andrey Santos, dan Enzo Fernandez dikenal mampu memainkan umpan vertikal ke area berbahaya.
Enzo bahkan dinilai berpotensi lebih maksimal jika dimainkan lebih maju sebagai salah satu gelandang serang di belakang striker. Peran itu mirip dengan fungsi Florian Wirtz di Leverkusen.
Cole Palmer menjadi nama lain yang dianggap sangat ideal untuk sistem Alonso. Kreativitas, visi bermain, dan kemampuan bergerak di ruang sempit membuatnya disebut sebagai salah satu pemain yang paling cocok mengisi peran ala Wirtz.
Di lini depan, Joao Pedro juga dipandang sesuai dengan profil striker favorit Alonso. Ia bisa turun menjemput bola, menghubungkan permainan, tetapi juga mampu berlari menyerang ruang di belakang pertahanan lawan.
Masalah Chelsea Ada di Wing-Back dan Pertahanan

Meski memiliki banyak pemain berbakat, Chelsea tetap punya sejumlah masalah jika Alonso benar-benar menerapkan sistem Leverkusen di Stamford Bridge.
Peran wing-back menjadi salah satu perhatian utama. Reece James sebenarnya punya kualitas teknis untuk menjalankan peran tersebut, tetapi kondisi fisiknya yang rentan cedera menimbulkan tanda tanya besar.
Malo Gusto dinilai punya kemampuan atletis untuk menjadi versi Frimpong di Chelsea. Namun sejauh ini, kontribusinya di area akhir lapangan belum cukup konsisten.
Di sisi kiri, Chelsea bahkan belum memiliki pemain dengan karakter mirip Grimaldo. Marc Cucurella memang cerdas dalam positioning dan pergerakan tanpa bola, tetapi ia bukan tipe playmaker dari sisi sayap.
Masalah lain muncul di lini belakang. Chelsea masih dianggap kurang dominan secara fisik dan terkadang mudah ditekan lawan.
Wesley Fofana menjalani musim yang naik turun, sementara Tosin Adarabioyo dinilai kesulitan jika harus bermain dengan garis pertahanan tinggi karena faktor kecepatan. Jorrel Hato dan Josh Acheampong memang berbakat, tetapi keduanya masih sangat muda.
Trevoh Chalobah disebut memiliki kemampuan paling komplet di antara opsi yang ada. Bahkan, ia dianggap berpotensi dimainkan dalam peran gelandang penghancur seperti Robert Andrich di Leverkusen.
Masa Depan Para Winger Bisa Berubah
Jika Alonso benar-benar memakai sistem tiga bek dengan dua gelandang serang sempit, maka posisi winger murni bisa menjadi korban.
Estevao diyakini masih punya peluang karena ia nyaman bermain lebih ke tengah sebagai nomor 10. Pedro Neto juga disebut bisa beradaptasi dengan peran serupa.
Sayangnya, situasi berbeda mungkin dihadapi Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens. Keduanya dinilai kurang cocok bermain dalam sistem yang tidak mengandalkan winger tradisional.
Lalu muncul pertanyaan menarik mengenai kemungkinan perubahan peran. Apakah Garnacho, Gittens, atau bahkan Geovany Quenda yang baru datang pada musim panas 2026 bisa diubah menjadi wing-back seperti Victor Moses di era Antonio Conte?
Itu masih menjadi tanda tanya besar, tetapi fleksibilitas posisi tampaknya akan menjadi syarat penting bagi pemain Chelsea di era Alonso.
Jangan Lewatkan!
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Prediksi Arsenal vs Burnley 19 Mei 2026
Kontroversi Gol MU ke Gawang Nottingham Forest: Kenapa Mebumo Tidak Handball?
Rapor Pemain Manchester United Usai Menang Atas Nottingham Forest: Bruno Fernandes Class! Cunha Top!
Roy Keane Masih Ragu Michael Carrick Layak Jadi Manajer Permanen MU, Apa sih Alasannya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




