Bruno Fernandes Disetarakan Eric Cantona, Sudah Pantas Belum Nih Fans MU?
Afdholud Dzikry | 9 Januari 2021 12:02
Bola.net - Bergabung pada bursa transfer Januari musim 2019-2020, Bruno Fernandes langsung memberikan dampak pada Manchester United. Tak sedikit yang mengatakan bahwa Bruno mengingatkan mereka pada sosok Eric Cantona.
Eric Cantona bergabung dengan Manchester United pada Desember 1992 silam. Sejak ia bergabung, Cantona pun menjadi katalisator bagi Setan Merah untuk mengakhiri penantian 26 tahun mereka untuk menjadi juara Liga Inggris.
Mantan pemain internasional Prancis itu mengangkat tiga gelar liga dan dua Piala FA di bawah asuhan Sir Alex Ferguson sebelum gantung sepatu pada 1997.
Di sisi lain, Fernandes memang belum memenangkan trofi bersama Setan Merah, namun ia telah mengubah nasib tim dari terpuruk dan kini penantang juara Premier League musim ini.
Pundit asal Inggris, Paul Ince, meyakini Bruno Fernandes dapat menjadi sosok Eric Cantona baru di Manchester United. Sejak kedatangannya pada Januari 2020, sang gelandang serang langsung melakukan gebrakan menawan.
Setan Merah yang pada saat itu tengah terlempar dari lima besar sukses meroket ke posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris berkat kontribusi besar Fernandes. Ia langsung memberikan efek instan dengan membukukan delapan gol dan tujuh assist pada 14 laga terakhir musim lalu.
Tak berhenti sampai situ, aksi sensasionalnya pun turut merembet hingga musim ini dengan kontribusi 11 gol dan tujuh assist di Premier League dari 16 laga.
Torehan tersebut pun membawa Manchester United duduk di peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris, dan dapat memuncaki klasemen setelah Liverpool kalah 0-1 dari Southampton pada pekan ke-17.
Melihat fenomena Bruno Fernandes yang luar biasa bersama Setan Merah, Ince pun tak ragu menyebut sang playmaker bisa jadi katalisator seperti Cantona bersama Man United pada era 1990-an. Cantona disebut sebagai pembawa perubahan lantaran ia memberikan efek besar saat kedatangannya ke Old Traffod musim 1992-1993.
Ince yang merupakan bagian dari skuad Red Devils yang memutus penantian 26 tahun tersebut pun melihat gaung inspirasi Cantona dalam penampilan Fernandes.
Bruno Fernandes Diyakini Bakal Bawa MU Juara

Layaknya Cantona, Ince yakin Fernandes mampu membawa Man United kembali juara Premier League yang terakhir kali didapatkan pada musim 2012-2013.
"Ketika saya melihat Cantona, kami telah memenangkan Piala Winners melawan Barcelona dan Piala FA. Jadi, kami tidak terlalu jauh, hanya liga yang tidak kami miliki saat itu," kata Ince dilansir dari Sky Sport, Selasa (5/1/2021).
"Saya telah melihat Eric bermain di Community Shield di Wembley ketika dia mencetak hattrick (laga Leeds Vs Liverpool) dan berpikir dia pemain yang layak buat kami, mari kita lihat seperti apa dia ketika dia datang ke Old Trafford."
"Saya pikir akan menarik untuk melihat bagaimana Eric saat dia masuk ke klub. Kemudian, Eric datang dan menyatukan kami semua. Dia adalah bagian yang hilang dalam teka-teki. Gol yang dia ciptakan dan dia membuat semua orang meningkatkan permainan mereka."
"Menurut saya kini dilakukan Fernandes," ungkap Ince.
Cantona mencetak sembilan gol di Premier League bersama Man United pada musim pertamanya di mana jumlah tersebut hampir sama dengan perolehan Fernandes pada musim debutnya. Meski sebagai striker perolehan tersebut tidaklah begitu besar, tetapi gol-gol yang lahir dari Cantona merupakan penentu yang membuat United meraup trofi.
Benarkah keduanya layak disejajarkan? Situs Planet Football membandingkan statistik Premier League keduanya selama dua musim pertama mereka di United untuk melihat perbandingannya.
Eric Cantona

- Jumlah Pertandingan: 56
- Menang: 38
- Imbang: 16
- Kalah: 2
- Persentase kemenangan: 67.9%
- Persentase kekalahan: 3,6%
- Rataan poin per gim: 2,6
- Gol: 27
- Assist: 23
- Rataan menit per gol: 178,6
- Rataan menit per assist: 209,6
- Rataan menit per gol atau assist: 96,4
Bruno Fernandes

- Pertandingan: 30
- Menang: 19
- Imbang: 8
- Kalah: 3
- Persentase kemenangan: 63%
- Persentase kekalahan: 10%
- Rataan poin per gim: 2.2
- Gol: 19
- Assist: 14
- Rataan menit per gol: 131,3
- Rataan menit per assist: 178,2
- Rataan menit per gol atau assist: 75,6
Siapa yang Lebih Unggul?

Selama awal musim 1992-93, United rata-rata mencetak 1,6 poin per pertandingan di Premier League dan tingkat kemenangan mencapai persentase 41%, yang meningkat pesat ketika Cantona berada di lapangan dalam 18 bulan setelah kedatangannya.
Mereka bahkan berada di posisi yang lebih buruk sebelum Fernandes bergabung dengan klub pada Januari 2020, dengan rata-rata 1,4 poin per gim dan mencatat tingkat kemenangan 38%.
Sementara itu, Bruno rata-rata mencetak gol atau assist secara lebih teratur. Kesimpulannya: Cantona memiliki pengaruh yang sedikit lebih besar dalam hal hasil United.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com (Ario Yosia)
Published: 9/1/2021
Jangan Lewatkan ini Bolaneters
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



