Buat Chelsea Kok Coba-Coba, Frank Lampard?
Richard Andreas | 27 Februari 2020 05:00
Bola.net - Frank Lampard dinilai terlalu sering mengutak-atik taktik dan gaya bermain Chelsea. Kondisi ini membuat para pemain sendiri kesulitan dan kebingungan karena peran yang terus berubah.
Teranyar, The Blues menelan kekalahan pahit 0-3 dari Bayern Munchen pada duel leg pertama 16 besar Liga Champions, Stamford Bridge, Rabu (26/2/2020). Kekalahan ini seakan-akan menjadi tamparan bagi skuad Lampard yang tidak cukup konsisten.
Kekalahan ini juga bisa mengakhiri harapan Chelsea lolos ke putaran berikutnya. Situasi yang buruk bagi Lampard yang belum benar-benar membuktikan diri.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Meyakinkan
Jika gagal di Liga Champions, Chelsea hanya akan terlibat di FA Cup dan misi menjaga posisi di empat besar Premier League. Lampard mulai tertekan, situasinya lebih sulit.
Analis Premier League, Tony Cascarino, meyakini bahwa kualitas Lampard tidaklah sebaik yang dikatakan sejauh ini.
"Jika harus jujur, saya selalu merasa Frank sedikit berlawanan dengan yang dikatakan. Memang boleh memujinya, tapi Frank menerima pujian itu sedikit keliru," tutur Cascarino kepada talkSPORT.
"Saya tidak yakin dengan kemampuannya melatih tahun ini, sebab saya rasa mudah menyalahkan semuanya pada pemain muda -- dia sudah cukup banyak mengubah tim itu."
Utak-Atik Terus
Lebih lanjut, Cascarino yakin tidak hanya dia yang meragukan kualitas Lampard. Chelsea yang sekarang penuh ketidakpastian, terlalu sering berubah-ubah. Lampard tidak bisa menemukan kestabilan timnya karena terlalu sering mencoba-coba.
"Saya tidak suka dengan masalah Kepa. Dia memang layak dicadangkan, tapi menepikannya selama ini, saya tidak yakin itu keputusan bagus. Anda terkadang harus menunjukkan loyalitas pada pemain, bahkan setelah pertandingan buruk," sambung Cascarino.
"Namun, ini terjadi di seluruh wilayah lapangan. Segalanya diubah, semua pemain diubah. Sangat sulit menebak starting XI Chelsea dan itu sudah cukup menjelaskan bahwa Lampard kewalahan mengelola timnya," pungkasnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
- Gara-Gara Chelsea, Robert Lewandowski Harus Menepi Sampai Empat Pekan
- Willian Isyaratkan Tinggalkan Chelsea
- Evolusi Serge Gnabry Buat Olivier Giroud Terperangah
- Olivier Giroud: Chelsea Masih Bisa Lolos ke Perempat Final Liga Champions
- Chelsea Dipermak Bayern Munchen, Cole: Salah Sendiri Tidak Beli Pemain Baru!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 16:15
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00















