Bukayo Saka Raih Socrates Award di Ballon d'Or 2026

Gia Yuda Pradana | 27 Oktober 2026 07:19
Bukayo Saka Raih Socrates Award di Ballon d'Or 2026
Pemain Inggris Bukayo Saka dari Arsenal berbicara setelah memenangkan Socrates Award, yang mengakui aksi sosial dan karya kemanusiaan, dalam acara seremoni Ballon dOr di Teater London Palladium di London, Inggris, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Bintang Arsenal dan Timnas Inggris, Bukayo Saka, meraih Socrates Award dalam seremoni Ballon d'Or 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi kemanusiaan pesepak bola, termasuk upaya Saka dan keluarganya membantu anak-anak serta keluarga yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Saka mendapatkan penghargaan itu berkat keterlibatannya dalam berbagai kegiatan amal, termasuk kerja sama jangka panjang dengan Big Shoe. Organisasi tersebut mendukung penyediaan perawatan medis dan bantuan kemanusiaan bagi anak-anak dan keluarga, baik di London maupun berbagai wilayah di dunia.

Advertisement

Dalam acara tersebut, Saka membagikan kisah Biringiro, seorang anak berusia 14 tahun asal Rwanda yang penglihatannya pulih setelah mendapatkan bantuan dari Big Shoe. Kisah itu menggambarkan dampak nyata dari program kemanusiaan yang didukung pemain Timnas Inggris tersebut.

1 dari 3 halaman

Kiprah Kemanusiaan Bukayo Saka Bersama Big Shoe

Socrates Award pertama kali diberikan pada 2022 kepada mantan penyerang Liverpool, Sadio Mane. Penghargaan yang mengambil nama legenda sepak bola Brasil, Socrates, ini mengapresiasi kontribusi kemanusiaan pesepak bola di seluruh dunia.

Bersama keluarganya, Saka mendukung sejumlah badan amal dengan perhatian khusus pada kesejahteraan anak-anak. Salah satu programnya membantu mereka memperoleh layanan medis yang sulit dijangkau, termasuk perawatan mata.

Saka menceritakan pengalaman Biringiro yang sempat kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari akibat penglihatannya yang memburuk. Anak tersebut tinggal di desa tanpa aliran listrik dan semakin kesulitan bergerak di rumah ketika kondisi matanya memburuk.

Setelah mendapatkan perawatan melalui Big Shoe, Biringiro kembali bisa melihat tulisan di papan kelas, bahkan dari bangku belakang. Ia juga kembali menikmati masa kecilnya dan memiliki cita-cita menjadi guru bahasa Inggris.

Kisah tersebut menjadi gambaran bagaimana bantuan kesehatan dapat mengubah kehidupan anak-anak. Bagi Saka, kesempatan membantu anak lain merasakan kebahagiaan masa kecil merupakan hal yang sangat berarti.

2 dari 3 halaman

Bukayo Saka: Kehormatan Membantu Anak-anak

Saka mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa mendukung anak-anak melalui kegiatan kemanusiaan. Ia menilai pengalaman masa kecil, termasuk bermain sepak bola, merupakan sumber kegembiraan yang seharusnya bisa dirasakan setiap anak.

“Kami tahu bagaimana rasanya menjadi anak-anak, memiliki bola di kaki, dan merasakan betapa besar kebahagiaan yang didapat,” ujar Saka.

Ia melanjutkan, “Setiap kali saya memiliki kesempatan untuk membantu anak lain merasakan kebahagiaan itu lagi, hal tersebut sangat berarti bagi saya.”

Saka juga menyampaikan rasa terima kasih setelah menerima penghargaan tersebut. “Merupakan suatu kehormatan berada di sini dan menerima penghargaan ini. Atas nama semua anak yang telah kami bantu, terima kasih,” katanya.

Penghargaan ini menambah pencapaian penting bagi Saka di luar lapangan. Melalui dukungan terhadap layanan kesehatan dan program kemanusiaan, pemain Arsenal itu menunjukkan bahwa pengaruh seorang pesepak bola dapat melampaui prestasi di pertandingan.

Sumber: The Standard

3 dari 3 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE