Cacat VAR di Premier League karena Wasit Takut Ubah Keputusan?
Richard Andreas | 6 April 2020 12:00
Bola.net - Terlepas dari pandemi virus corona, penggunaan VAR merupakan salah satu bagian yang paling tidak menyenangkan di Premier League musim ini. VAR dianggap cacat, tidak sesuai prosedur yang seharusnya.
Betapa tidak, hampir setiap pekan ada kontroversi soal VAR. Teknologi itu seharusnya membantu, tapi justru jadi masalah karena gagal memberikan batasan-batasan yang jelas. Wasit beberapa kali membuat keputusan keliru.
Penggunaan VAR di Premier League ini jelas buruk jika dibandingkan dengan liga-liga lainnya seperti Serie A dan La Liga yang sudah terlebih dahulu menerapkan VAR.
Salah satu perbedaan yang paling jelas terletak pada monitor di lapangan. Wasit utama tidak bisa melihat langsung tayangan VAR, hanya bisa mendengarkan instruksi dari wasit VAR yang mengamati sejumlah monitor.
Kini, studi mengatakan bahwa wasit-wasit sendiri yang takut mengubah keputusan mereka soal VAR. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Takut Ubah Keputusan?
Menukil talkSPORT, ada studi menarik dari Bet O'Clock soal VAR di liga-liga top Eropa musim ini. Hasil ini mungkin bisa menggambarkan mengapa Premier League paling kesulitan menerapkan VAR.
Studi itu menganalisis setiap keputusan VAR di lima liga top Eropa (Premier League, LaLiga, Ligue 1, Bundesliga, Serie A) musim ini. Hasilnya, wasit VAR di Premier League diduga takut membatalkan keputusan karena bisa membuat wasit utama di lapangan menghadapi tekanan besar.
Terbukti, hanya ada 32 persen keputusan VAR yang dibatalkan di Premier League. Angka itu mungkin tidak kecil, tapi jika dibandingakan dengan liga-ligan lainnya, jelas Premier League segan mengubah keputusan bahkan jika itu salah.
Rasio Keputusan VAR yang Dibatalkan di 5 liga top Eropa:
- Premier League: 32 persen
- Ligue 1: 85 persen
- Serie A: 89 persen
- Bundesliga: 90 persen
- LaLiga: 91 persen
Lebih Banyak
Singkatnya, wasit VAR takut mengubah keputusan awal mereka, meski keputusan itu mungkin keliru. Uniknya, keputusan VAR di Premier League ternyata paling banyak, bahkan lebih dari liga-liga top Eropa lainnya.
Keputusan VAR di 5 liga top Eropa:
- Premier League: 275
- Serie A: 111
- LaLiga: 101
- Bundesliga: 84
- Ligue 1: 82
Angka itu aneh. Bagaimana bisa liga yang takut mengubah keputusan justru paling banyak mengandalkan VAR? Mungkin itulah salah satu penyebab mengapa penggunaan VAR di Premier League musim ini buruk, banyak tim yang dirugikan.
Hal ini pun mengindikasikan bahwa penggunaan monitor di tepi lapangan sangat penting. Premier League sering salah membuat keputusan karena bukan wasit utama yang menilainya sendiri.
Terlalu Takut
Juru biara Bet O'Clock mengatakan bahwa hasil riset itu menunjukkan bawa wasit VAR di Premier League perlu lebih tegas. Mereka mungkin terlalu takut untuk mengubah keputusan, yang jelas bisa merugikan banyak tim.
"Ada perbedaan yang sangat tajam dalam tingkat keputusan yang dibatalkan oleh wasit Premier League, dibandingkan dengan liga-liga Eropa lainnya."
"Hal ini mengisyaratkan bahwa serikat wasit di sana kuat, karena para wasit VAR terlalu takut membuat rekan-rekan mereka kesulitan di lapangan."
"Namun, hal ini bisa jadi halangan untuk membuat keputusan yang tepat," tandasnya.
Sumber: talkSPORT, Bet O'Clock
Baca ini juga ya!
Kisah Evolusi Bruno Fernandes: Dari Bek Tengah Jadi Gelandang No. 10
Prediksi 25 pemain Liverpool Musim Depan, Ada Timo Werner
Inilah 5 Pemain Pilihan Virgil van Dijk dalam Skuad Kecil Impiannya, Tak Ada Pemain Liverpool
Leroy Sane ke Liverpool, Apakah Mungkin?
Ketika Striker Rival Heran Dengar Kritik untuk Anthony Martial: Bagaimana Bisa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

