Cerita Unik Diego Costa, Berani Perintah Pelatih Macam Antonio Conte
Richard Andreas | 10 Juli 2020 07:20
Bola.net - Cesc Fabregas membagikan sejumlah kisah lucu sepanjang kariernya membela Chelsea. Dia pernah menyaksikan langsung betapa uniknya Diego Costa, striker yang berani melawan Antonio Conte.
Saat ini Fabregas masih bermain untuk AS Monaco. Dia sudah berusia 33 tahun dan terlah mendulang sejumlah pengalaman berharga sejak menjalani debutnya untuk Arsenal pada tahun 2003 lalu.
Fabregas pun kenyang pengalaman membela klub besar, salah satunya Barcelona. Namun, justru bersama Chelsea dia mendapatkan pengalaman unik yang akan selalu jadi cerita lucu.
Apa pengalaman yang dimaksud Fabregas? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kedatangan Conte
Fabregas pernah kesulitan di Chelsea ketika Antonio Conte pertama kali tiba. Pelatih Italia itu lebih menyukai gelandang petarung, bukan kreator seperti Fabregas. Saat itu, gelandang Spanyol ini bisa memahami maksud sang pelatih.
"Ketika Conte pertama kali tiba di Chelsea, saya tidak benar-benar bermain pada tiga bulan pertama. Dia sudah menegaskan bahwa dia menginginkan tipe gelandang yang berbeda," ujar Fabregas kepada BBC Sport.
"Nemanja Matic-lah yang bermain, saya pun harus menghadapi masalah cedera dan saya tidak benar-benar bermain sepanjang musim. Lalu kami menyambangi Man City, kami telah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun dan Conte berkata pada saya: 'Anda harus main'."
"Kami menang 3-1, saya bermain baik dan memberikan assist untuk Costa mengubah skor jadi 1-1. Saya merasa telah menegaskan pada pelatih bahwa dia bisa mengandalkan saya," imbuh Fabregas.
Perintah Costa
Nahasnya, Fabregas kembali dicadangkan pada pertandingan berikutnya. Saat inilah insiden unik itu terjadi, ketika Diego Costa memarahi Conte dan meminta Fabregas dimainkan dengan segera.
"Lalu kami menghadapi Wesr Brom, Matic sudah pulih dan dia bermain. Ini adalah pertandingan khas yang bertahan 0-0 selama 70 menit. Mereka bertahan dengan sangat baik," sambung Fabregas.
"Pertandingan itu memanggil pemain seperti saya untuk masuk dan membuka celah atau melakukan sesuatu, tapi menit-menit berlalu dan tidak ada keputusan apa pun. Saya ingat Costa datang ke tepi lapangan dan berteriak ke Conte, katanya: 'Mainkan Cesc!'."
Langsung manjur
Sikap Costa di atas jelas sangat berani, terlebih karena Conte adalah pelatih keras yang jelas tidak mudah diperintah-perintah. Uniknya, saat itu akhirnya Fabregas bermain dan mengubah pertandingan.
"Conte bukanlah pelatih yang bisa Anda permainkan dan dia pura-pura tidak mendengar Costa. Dua menit kemudian dia berkata: 'Cesc masuk'," sambung Fabregas.
"Dan dua menit setelah bermain, saya memberikan assist untuk gol Costa," tutupnya.
Sumber: BBC
Baca ini juga ya!
Pulisic tak Bisa Dibandingkan Dengan Hazard, Setuju?
Real Madrid Siapkan Manuver Transfer untuk N'Golo Kante
Dua Pemain Ini Siap Ditumbalkan Juventus untuk Transfer Jorginho, Siapa Saja?
Tammy Abraham, Perihal Kontrak yang Rumit dan Kisah dengan Cewek Bekasi
Sudah Dapatkan Arthur Melo, Juventus Masih Bernafsu Merekrut Jorginho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











