Chelsea Kehilangan Pesonanya untuk Pelatih Top
Richard Andreas | 11 Mei 2026 20:45
Bola.net - Chelsea kembali menghadapi musim yang penuh tekanan setelah performa mereka menurun drastis di Premier League 2025/2026. Klub asal London Barat itu kini tercecer di papan tengah klasemen dan terancam gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Situasi tersebut memunculkan kembali pertanyaan besar mengenai arah proyek Chelsea di bawah pemilik baru. Meski terus aktif mengeluarkan dana besar di bursa transfer, hasil yang diperoleh belum mampu menghadirkan kestabilan di lapangan.
Legenda Chelsea, Ruud Gullit, menilai kondisi klub saat ini membuat The Blues tidak lagi menjadi destinasi menarik bagi pelatih-pelatih elite dunia. Menurutnya, ketidakjelasan proyek dan tingginya risiko pemecatan menjadi masalah utama.
Ruud Gullit Soroti Filosofi Chelsea

Chelsea sebenarnya sempat menikmati periode positif dalam 12 bulan terakhir. Mereka memenangkan UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA serta berhasil lolos ke Liga Champions.
Meski begitu, performa itu tidak bertahan lama. Chelsea kini terpuruk di posisi kesembilan klasemen Premier League dan masih berjuang menyelamatkan musim mereka.
Perubahan juga terjadi di kursi pelatih setelah Enzo Maresca dan Liam Rosenior meninggalkan jabatan mereka. Chelsea kini ditangani Calum McFarlane sebagai pelatih sementara dan berhasil membawa tim lolos ke final Piala FA.
Kemenangan atas Manchester City di Wembley pada 16 Mei nanti akan memberi Chelsea tiket ke Liga Europa musim 2026/2027. Namun Ruud Gullit menilai trofi saja tidak cukup untuk menutupi persoalan mendasar yang ada di klub.
Guardiola hingga Klopp Disebut Akan Menolak Chelsea

Chelsea belakangan dikaitkan dengan sejumlah nama pelatih seperti Cesc Fabregas, Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Marco Silva. Meski reputasi mereka sedang meningkat, Gullit mempertanyakan apakah Chelsea masih memiliki daya tarik untuk pelatih terbaik dunia.
“Ya, karena setiap pelatih akan melihat apa yang saya lihat dan berkata: ‘Saya butuh pemain berpengalaman. Saya butuh Casemiro, saya butuh Aurelien Tchouameni. Saya butuh tipe pemain seperti itu di lini tengah. Saya membutuhkan pengalaman seperti itu untuk mendampingi talenta muda’,” kata Gullit kepada GOAL.
“Dan jika Anda tidak memilikinya, itu akan menjadi masalah.” Gullit juga menyoroti tingginya tekanan terhadap pelatih Chelsea dalam beberapa musim terakhir.
“Satu-satunya hal yang pasti bagi pelatih Chelsea adalah dia akan dipecat. Itu satu-satunya kepastian,” ujar Gullit.
“Sebagai pelatih, Anda harus belajar beradaptasi dengan filosofi klub. Apakah itu cocok dengan filosofi Anda? Dan apakah Anda mendapatkan pemain yang Anda butuhkan untuk menjalankan apa yang Anda inginkan?”
Chelsea Tidak Menarik Bagi Pelatih Top
Menurut Gullit, pelatih elite seperti Pep Guardiola hanya bisa sukses ketika klub memberi dukungan penuh terhadap kebutuhan timnya.
“Pep Guardiola mendapatkan semua pemain yang dia inginkan. Itu sebabnya dia sukses. Tetapi jika Anda mengatakan kepada Pep: ‘Kerjakan saja dengan pemain yang kami berikan’, dia tidak akan datang," lanjut Gullit.
“Mourinho tidak akan datang. Klopp tidak akan datang. Carlo Ancelotti juga tidak akan datang. Mereka adalah orang-orang yang tahu persis formula yang tepat.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 9-12 Mei 2026
Liga Inggris 11 Mei 2026, 17:01
LATEST UPDATE
-
Chelsea Kehilangan Pesonanya untuk Pelatih Top
Liga Inggris 11 Mei 2026, 20:45
-
Pahlawan El Clasico, Akankah Marcus Rashford Bertahan?
Liga Spanyol 11 Mei 2026, 19:59
-
Menunggu Revolusi Besar-besaran Real Madrid
Liga Spanyol 11 Mei 2026, 19:19



















