Conor Gallagher Kembali ke London, Perkuat Lini Tengah Tottenham
Aga Deta | 15 Januari 2026 06:52
Bola.net - Conor Gallagher kembali ke Premier League setelah 17 bulan membela Atletico Madrid. Gelandang asal Inggris ini resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur.
Gallagher meninggalkan Madrid setelah menghadapi persaingan ketat di lini tengah Los Colchoneros. Kedatangannya di Tottenham diharapkan menambah kekuatan tim yang tengah berjuang untuk konsistensi.
Tottenham saat ini dihantam badai cedera di beberapa posisi penting. James Maddison, Rodrigo Bentancur, Mohammed Kudus, dan Dejan Kulusevski dipastikan absen dalam jangka waktu berbeda, membuat tim sangat membutuhkan tambahan tenaga.
Kehadiran Gallagher diharapkan dapat memberikan kontribusi tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam kepemimpinan di ruang ganti. Thomas Frank optimistis pemain berusia 23 tahun ini bisa menghadirkan pengaruh positif bagi Spurs.
Kembalinya Gallagher ke London
Setelah satu setengah tahun di Atletico Madrid, Gallagher kini resmi kembali ke London. Ia menandatangani kontrak jangka panjang untuk memperkuat lini tengah Tottenham di bawah arahan Thomas Frank.
Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya pindah ke Madrid dari Chelsea dengan nilai transfer sekitar 40 juta euro. Selama di Spanyol, ia kerap menghadapi persaingan ketat dengan gelandang baru Atletico, sehingga banyak bermain dari bangku cadangan.
“Saya ingin menjadi pemain Spurs dan untungnya klub juga merasa sama. Prosesnya cepat dan mudah, saya siap untuk bermain,” kata Conor Gallagher.
“Saya tahu betapa hebatnya para penggemar di sini. Saya sangat senang menjadi bagian dari klub dan ingin menciptakan momen-momen spesial bersama mereka,” tambahnya.
Tottenham Butuh Stabilitas Lini Tengah
Tottenham menghadapi masalah cedera di beberapa posisi kunci. Maddison kemungkinan absen hingga akhir musim, Bentancur tiga bulan, Kudus sampai Maret, dan Kulusevski belum jelas kapan kembali.
Kondisi ini membuat Gallagher menjadi tambahan penting untuk meningkatkan kualitas lini tengah. Thomas Frank menekankan pengalaman dan kepemimpinan Gallagher sebagai nilai lebih bagi tim.
“Dia masih muda, jadi masih banyak ruang untuk berkembang, tapi juga memiliki pengalaman besar di Premier League, La Liga, dan timnas Inggris,” kata Thomas Frank.
“Conor pernah menjadi kapten tim, jadi dia membawa kepemimpinan, kematangan, karakter, dan kepribadian ke ruang ganti. Tenaga, kemampuan pressing, dan insting mencetak golnya akan memperkuat area penting di lapangan,” imbuh Frank.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54









