Curahan Hati Rodri, Khawatir Gak Bisa Main Sampai Usia 32 Tahun
Richard Andreas | 24 April 2026 16:15
Bola.net - Rodri tengah menjalani salah satu fase paling berat dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional. Gelandang Manchester City itu harus berjuang kembali ke performa terbaik setelah dihantam cedera serius yang membuatnya absen panjang.
Situasi tersebut datang di momen yang tidak ideal. Ia baru saja mencapai puncak karier dengan meraih Ballon d’Or, pengakuan atas kontribusi luar biasa di level klub dan tim nasional.
Kini, di tengah upaya pemulihan, Rodri justru menyoroti isu yang lebih besar. Ia berbicara terbuka tentang tekanan fisik dan mental yang semakin berat akibat padatnya kalender pertandingan sepak bola modern.
Rodri Soroti Beban Berlebihan di Sepak Bola Modern

Cedera ligamen lutut anterior yang dialami pada 2024 membuat Rodri harus menepi selama sekitar delapan bulan. Setelah kembali, ia masih diganggu serangkaian masalah otot yang membatasi menit bermainnya.
Dalam wawancara dengan program Premier Corner di DAZN, Rodri menyampaikan kekhawatirannya secara tegas terkait beban yang harus ditanggung pemain elite.
“Kita harus berhenti, atau saya tidak akan sampai usia 32 tahun,” kata Rodri.
Dalam beberapa musim terakhir, klub-klub top memang harus tampil di berbagai ajang sekaligus. Kompetisi domestik, turnamen Eropa, laga persahabatan, hingga agenda tim nasional membuat pemain hampir tidak memiliki jeda.
Adaptasi dan Refleksi Usai Cedera Panjang
Rodri menegaskan bahwa dirinya kini berusaha lebih bijak dalam mengelola kondisi tubuh. Ia mulai lebih peka terhadap sinyal yang diberikan tubuhnya di tengah tuntutan jadwal yang ketat.
“Anda harus tahu bagaimana mengelola beban kerja karena tubuh memiliki batas dan kita semua punya masa kedaluwarsa,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kelelahan yang dirasakannya setelah menjuarai Euro 2024 bersama Spanyol. Perjalanan panjang yang selalu mencapai fase akhir turnamen ternyata meninggalkan dampak mental yang tidak ringan.
“Ketika Euro berakhir, saya mengalami tingkat kelelahan yang sangat besar setelah lima atau enam tahun selalu mencapai setiap final. Lebih dari sekadar fisik, saya tidak tahu bagaimana mengatasinya secara mental di tahun-tahun berikutnya,” kata Rodri.
Kini, Rodri fokus untuk kembali ke performa terbaiknya. Ia diproyeksikan menjadi sosok penting dalam upaya Manchester City mengejar gelar Premier League, sekaligus andalan Spanyol menuju Piala Dunia 2026 di bawah Luis de la Fuente.
Jangan Lewatkan!
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Prediksi Starting XI Chelsea Bersama Andoni Iraola: Bisakah Bersaing Jadi Juara?
Manchester City Berminat Bajak Enzo Fernandez, MU Full Senyum?
Chelsea Yakin Enzo Fernandez Tak Akan Hengkang Meski Diminati Real Madrid
9 Target Manchester United di Musim Panas: Lini Tengah Jadi Prioritas Utama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58
-
Manchester United Disarankan Tidak Ambil Eduardo Camavinga, Kenapa?
Liga Inggris 26 Juli 2026, 16:00
-
Kabar Baik MU! Klub Italia Ini Berminat Angkut Marcus Rashford
Liga Inggris 26 Juli 2026, 13:00
-
Mason Mount Enjoy Main Bareng Andrey Gomes di Lini Tengah MU
Liga Inggris 26 Juli 2026, 12:30
LATEST UPDATE
-
Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Tanpa Marselino Ferdinan Lawan Kamboja?
Liga Inggris 27 Juli 2026, 13:40
-
Arsenal Siap Pecahkan Rekor Gaji demi Vinicius Junior
Liga Inggris 27 Juli 2026, 13:00
-
Real Madrid Patok Harga Segini untuk Vinicius Junior, Arsenal Mundur?
Liga Spanyol 27 Juli 2026, 11:30
















