Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Richard Andreas | 11 April 2026 12:15
Bola.net - Alejandro Garnacho akhirnya angkat bicara soal akhir kariernya di Manchester United yang penuh gejolak. Winger asal Argentina itu mengakui bahwa kepergiannya tidak lepas dari peran dirinya sendiri.
Setelah pindah ke Chelsea pada musim panas lalu, situasi yang diharapkan menjadi awal baru justru belum berjalan sesuai rencana. Garnacho kini menghadapi tantangan baru di klub barunya.
Pengakuan tersebut membuka gambaran tentang dinamika internal yang terjadi di penghujung waktunya di Old Trafford. Di saat yang sama, performanya di London juga menjadi sorotan.
Konflik Internal dan Pengakuan Garnacho

Masa akhir Garnacho di Manchester United diwarnai ketegangan, terutama setelah hubungannya dengan pelatih Ruben Amorim memburuk. Ia bahkan menjadi pusat perhatian di ruang ganti karena beberapa tindakannya.
Pemain berusia 21 tahun itu kerap meluapkan frustrasi melalui media sosial. Situasi tersebut pada akhirnya mendorong klub untuk menyetujui kepindahannya ke Chelsea.
Merefleksikan periode tersebut, Garnacho mengakui bahwa dirinya turut berkontribusi terhadap situasi yang memburuk. Ia juga mengungkapkan perubahan perannya di tim menjadi salah satu faktor pemicu.
"Saya ingat dalam enam bulan terakhir saya tidak bermain seperti sebelumnya di Manchester United," ungkap Garnacho.
"Saya mulai lebih sering duduk di bangku cadangan, itu sebenarnya bukan hal buruk karena saya masih 20 tahun, tetapi dalam pikiran saya, saya harus bermain di setiap pertandingan."
Kesulitan di Chelsea dan Masa Depan yang Dipertanyakan
Kepindahan ke Chelsea tidak serta-merta membawa perubahan positif bagi Garnacho. Ia justru kesulitan menemukan konsistensi sejak bergabung.
Situasi semakin kompleks setelah pergantian pelatih, ketika Liam Rosenior menggantikan Enzo Maresca pada Januari. Performa tim yang menurun turut memengaruhi kontribusi Garnacho di lapangan.
Hingga saat ini, ia baru mencetak satu gol di Premier League musim ini. Menit bermainnya pun terbatas, membuatnya lebih sering menjadi opsi rotasi.
"Dalam pikiran saya, mungkin ini juga kesalahan saya, saya mulai melakukan beberapa hal yang tidak baik. Namun, ini hanya bagian dari perjalanan hidup dan terkadang Anda harus membuat keputusan, dan saya sangat bangga berada di sini dan tetap di Premier League di klub seperti ini," tutupnya.
Jangan Lewatkan!
Update Skuad Chelsea vs Man City: Estevao Willian Siap Tempur, Trio Lini Belakang Masih Absen
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Bedah Statistik Chelsea vs Man City: Rekor Bernardo Silva, Ketajaman Haaland, dan Catatan Buruk Tuan Rumah
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siap Hedon! MU Punya Rp7,1 Triliun untuk Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Mei 2026, 20:57
-
Ibrahima Konate Tinggalkan Liverpool, Chelsea Gercep PDKT
Liga Inggris 29 Mei 2026, 18:43
-
Mantan Pelatih MU Jadi Kandidat Pelatih Baru AC Milan
Liga Italia 29 Mei 2026, 18:26
LATEST UPDATE
-
Resmi! Nova Arianto Panggil 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 29 Mei 2026, 22:48
-
Kecil Kemungkinan Sandro Tonali Gabung Manchester United
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:28
-
Kode Rafael Leao Mau Gabung Manchester United?
Liga Inggris 29 Mei 2026, 21:19
-
Siap Hedon! MU Punya Rp7,1 Triliun untuk Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 29 Mei 2026, 20:57
-
Jadwal TV: 30 Mei - 2 Juni 2026
Jadwal Televisi 29 Mei 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04












