Data dan Fakta Premier League: Liverpool vs Tottenham
Dimas Ardi Prasetya | 10 Februari 2017 04:01
Bola.net - - akan menghadapi pertandingan penting yang amat berat saat menjamu di matchday 25 Premier League di Anfield, Minggu .
Saat ini, Jurgen Klopp masih belum menyerah untuk bisa mengejar Chelsea. Namun ia masih belum bisa membuat timnya menemukan performa terbaiknya. Ia pun terus berusaha agar Liverpool bisa mengakhiri musim ini dengan bagus, namun Jika mereka kalah dari Tottenham, yang tengah menjalani salah satu musim terbaiknya di EPL, maka peluang mereka untuk meraih menggapai The Blues bisa dipastikan sirna.
Jelang dimulainya pertandingan tersebut, mari simak dahulu kumpulan data dan fakta dari pertemuan-pertemuan kedua klub itu sebelumnya.
Liverpool tak terkalahkan melawan Spurs di delapan laga di Premier League (M5 S3 K0); The Reds terakhir kali tak terkalahkan dalam sembilan laga melawan mereka pada Maret 1998.
Spurs mengalami kekalahan sebanyak 15 kali dari 24 kunjungan mereka ke Anfield di Premier League (M2 S7) - mereka hanya kalah lebih sering di Old Trafford (20) dan Stamford Bridge (16).
Mauricio Pochettino tak pernah mengalahkan The Reds sebagai manajer Spurs (S3 K3), termasuk kalah di Piala Liga babak keempat awal musim ini. Namun, ketika ia jadi manajer dari Southampton ia memenangkan dua dari tiga pertandingan (K1) lawan mereka.
Hanya lawan Newcastle (88) Liverpool bisa mencetak lebih banyak gol di ajang Premier League ketimbang Spurs (83).
Ada sembilan gol bunuh diri yang tercipta dalam duel antara kedua tim ini di EPL. Jumlah itu merupakan yang paling banyak di banding laga-laga EPL lainnya.
Liverpool telah mencetak 12 gol melalui titik penalti melawan Spurs di EPL. Jumlah itu merupakan yang terbanyak yang dicetak sebuah tim ke gawang lawannya dalam sejarah EPL
Liverpool menjadi pencetak gol penalti terbanyak di EPL musim ini ketimbang tim-tim lainnya (6). Keenam gol itu semuanya dicetak oleh James Milner.
Liverpool cuma menang sekali dari 10 laga mereka di semua kompetisi di tahun 2017. Ini adalah start terburuk mereka dalam sebuah kalender sejak tahun 1993, ketika mereka hanya bisa meraih satu kemenangan dari 11 laga pembuka mereka.
Spurs kebobolan gol paling sedikit dari open play di EPL musim ini (7). Sementara Liverpool telah mencetak lebih banyak gol dari open play (18) dari Spurs secara total musim ini (16).
Harry Kane terlibat dalam tiga gol Spurs dalam dua pertandingan terakhir mereka di EPL di Anfield, mencetak dua gol dan sekali assist.
Tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol di Premier League pada tahun 2017 ketimbang Harry Kane (6 - selevel dengan Romelu Lukaku). Ia adalah satu-satunya pemain yang mencetak 20 + gol di ajang Premier League dalam dua tahun kalender terakhir (27 pada tahun 2015, 22 tahun 2016).
Empat dari lima kemenangan terakhir Spurs di laga tandang di Premier League dilalui dengan mencetak empat gol, yang terakhir yakni menang 4-1 di Watford pada tahun baru. Namun, mereka tidak pernah sekalipun mencetak lebih dari tiga gol saat melakoni pertandingan di Anfield.
Baca Juga:
- Liverpool Diklaim Masih Tak Punya Sosok Pemimpin Yang Mumpuni
- Sturridge Tak Lagi Jadi Opsi Kedua Klopp
- Penampilan Emre Can Menuai Kritik Pedas
- McAteer: Mane Bukan Jawaban Krisis Liverpool
- Liverpool Segera Perpanjang Kontrak Lallana
- Jadi Kapten Soton, Virgil Akan Tolak Lamaran Liverpool dan City
- Eks Liverpool Ini Khawatirkan Kebugaran Firmino Jelang Lawan Spurs
- 'Kane dan Alli Akan Jadi Momok Untuk Liverpool'
- Kane: Tottenham Tak Bisa Hentikan Chelsea
- Begovic: Kane Benar, Chelsea Belum Juara
- Kane Ingatkan Bahaya Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




