David Moyes Mengenang Momen Saat 'Dijebak' Sir Alex untuk Latih Manchester United
Yaumil Azis | 6 November 2019 02:05
Bola.net - Ternyata, David Moyes mendapatkan jabatan pelatih di Manchester United dengan cara yang cukup menjebak. Ia berkata bahwa mantan pelatih the Red Devils, Sir Alex Ferguson, tidak memberinya pilihan.
Seperti yang diketahui, Moyes pernah menukangi Manchester United selepas Sir Alex memutuskan pensiun di tahun 2013. Sebelumnya ia adalah pelatih Everton dan cukup berjasa membawa nama klub asal Merseyside tersebut semakin terdengar.
Sayang, kiprahnya di Old Trafford tidak berjalan dengan manis. Moyes dipecat dipecat pada bulan April 2014 karena dianggap sebagai biang kerok penurunan performa Manchester United. Saat itu, The Red Devils sedang bertengger di peringkat tujuh klasemen Premier League.
Karirnya setelah menukangi Manchester United pun tak membaik. Ia pernah menukangi tiga klub yang berbeda, seperti Real Sociedad, Sunderland, dan terakhir West Ham United. Namun dirinya hanya mampu bertahan selama satu musim saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Moyes 'Dijebak' Sir Alex
Moyes berkesempatan untuk mengenang masa-masa dirinya sewaktu ditawari sebagai pelatih Manchester United saat berbincang dengan BBC Sport Skotlandia baru-baru ini. Ia berkata bahwa dirinya tidak mendapat pilihan saat ditawari oleh Sir Alex tahun 2013 lalu.
"Saat saya dihubungi Sir Alex dan diminta untuk menemuinya, itu bukan soal 'kami merasa anda bisa jadi pelatih Manchester United berikutnya', tetapi 'anda adalah pelatih Manchester United berikutnya' dan itu buat semuanya terasa sangat sulit," tutur Moyes.
"Namun saya melihat soal apa yang telah saya lakukan di masa lalu, sesuai keinginan saya, apa yang telah dipilih Manchester United selama bertahun-tahun, serta dukungannya kepada para manajernya dan tak pernah menyerah."
"Itu sangatlah cocok untuk saya dan juga Manchester United," tambah pria berumur 56 tahun tersebut.
Sulitnya Manchester United Berevolusi
Dalam kesempatan yang sama, Moyes juga memberikan penjelasan bahwa menukangi Manchester United pasca era Sir Alex Ferguson bukan pekerjaan yang mudah. Perubahan yang seharusnya terjadi tak bisa dilakukan dengan cepat.
"Masalah besar soal Manchester United... takkan pernah ada revolusi di dalam Manchester United, hanya evolusi dan itu membutuhkan waktu dan perubahan yang lambat," tambahnya.
"Saat melihat ke belakang, saya pikir orang-orang akan dengan jelas berkata bahwa Manchester United butuh waktu untuk mengubah semuanya," tutupnya.
Pelatih saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, diyakini sedang melakukan upaya untuk merombak Manchester United. Itulah mengapa dirinya memilih untuk mempercayakan skuat intinya diisi oleh sejumlah pemain muda seperti Marcus Rashford dan Scott McTominay.
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















