De Gea Sebut Kebocoran Pertahanan MU Sudah Usai
Editor Bolanet | 11 November 2014 11:11
- Kiper Manchester United, David De Gea mengaku puas melihat timnya kini sudah berbenah dalam mengatasi rapuhnya pertahanan, yang sempat menjadi problem serius mereka di awal musim. Berdiri sebagai di posisi penjaga gawang, pemain asal Spanyol ini mengaku bisa melihat perubahan taktik dari timnya, yang kini bermain lebih rapat.
Saya melihat formasi kami secara keseluruhan dari belakang, terlihat jelas kami kini bermain lebih rapat dan menyulitkan tim lawan untuk menciptakan peluang mencetak gol, ungkap De Gea seperti diansir situs resmi klub.
Saya pikir kami punya deretan penyerang terbaik dunia, kini masalah kami tinggal bagaimana cara untuk memaksimalkan setiap peluang gol yang kami ciptakan. Mencetak gol, memenangkan laga, dan mendapatkan poin penuh adalah hal yang harus terus kami lakukan.
Sebelumnya, manajer Louis Van Gaal telah mengakui bahwa ia telah tiga kali mengubah pakem bermain MU musim ini untuk menyiasati lemahnya koordinasi di lini belakang. Meski akhirnya berhasil menemukan formula yang tepat untuk merapatkan pertahanan, namun di sisi lain Van Gaal mengakui bahwa lini serang United menjadi kurang optimal.[initial]
(mufc/mri)
Saya melihat formasi kami secara keseluruhan dari belakang, terlihat jelas kami kini bermain lebih rapat dan menyulitkan tim lawan untuk menciptakan peluang mencetak gol, ungkap De Gea seperti diansir situs resmi klub.
Saya pikir kami punya deretan penyerang terbaik dunia, kini masalah kami tinggal bagaimana cara untuk memaksimalkan setiap peluang gol yang kami ciptakan. Mencetak gol, memenangkan laga, dan mendapatkan poin penuh adalah hal yang harus terus kami lakukan.
Sebelumnya, manajer Louis Van Gaal telah mengakui bahwa ia telah tiga kali mengubah pakem bermain MU musim ini untuk menyiasati lemahnya koordinasi di lini belakang. Meski akhirnya berhasil menemukan formula yang tepat untuk merapatkan pertahanan, namun di sisi lain Van Gaal mengakui bahwa lini serang United menjadi kurang optimal.[initial]
Baca Juga
Fellaini Senang Dapat Misi Baru Dari Van Gaal
Ancelotti Sebut Di Maria Lemah Dalam Kontrol Emosi
Redknapp Sarankan Mata Tinggalkan MU
Diperlakukan MU Dengan Ramah, Shaw Mengaku Betah
Warnock: Lawan MU, Palace Harusnya Dapat Penalti
Van Gaal Akui Kesulitan Akomodasi Permainan Falcao
Terlalu Rajin, Ronaldo Sempat Dikira Mata-Mata di MU
Kisah Misteri Transfer Bebe ke MU Versi Queiroz
Trabzonspor: MU Tak Hanya Minati Majeed Waris
Luke Shaw: Saya Ingin Sehebat Evra dan Irwin
Fellaini: MU Belum Resapi Filosofi Van Gaal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














