De Gea Sempat Dicap Pemalas
Editor Bolanet | 30 September 2013 11:04
- Baru-baru ini muncul fakta baru mengenai penjaga gawang utama Manchester United, David De Gea selama masa-masa awalnya berpetualang ke Inggris.
De Gea dibeli United dari Atletico Madrid dengan transfer senilai 18 juta pound pada 2011 lalu dan sempat mengalami masa adaptasi yang kurang menggembirakan.
Mantan anggota tim pelatih United, Eric Steele memunculkan fakta mengejutkan terkait masa-masa awal De Gea berada di Old Trafford.
Enam bulan pertamanya (De Gea di United) sangat menghebohkan. Salah satu isu penting terkait dirinya adalah ia hanya memiliki bobot 71 kilogram. Kami harus mengubah gaya hidupnya. ujar Steele kepada United We Stand.
Menurut Steele, De Gea memiliki sifat malas untuk belajar Bahasa Inggris dan itu menyulitkan pihak klub untuk berkomunikasi dengan dia. Selain malas dalam hal belajar bahasa, rupanya De Gea juga memiliki sifat malas dalam hal lainnya.
Ia bisa tidur dua atau tiga kali dalam sehari. Ia makan di tengah malam, ia terlalu banyak makan tacos. Kami mengharuskannya banyak berlatih di gym, ia membencinya. Di Spanyol, ia tidak terlalu sering pergi ke gym. imbuhnya.
Ia baru saja menyelesaikan latihan dan ingin pulang. Ketika saya menyuruhnya untuk kembali lagi pada sore harinya, ia bertanya, 'kenapa?' pungkasnya.
Namun kini De Gea telah membuktikan United tidak salah membelinya dengan menjadi pilihan utama eks manajer Sir Alex Ferguson dan penggantinya saat ini, David Moyes. [initial]
De Gea dibeli United dari Atletico Madrid dengan transfer senilai 18 juta pound pada 2011 lalu dan sempat mengalami masa adaptasi yang kurang menggembirakan.
Mantan anggota tim pelatih United, Eric Steele memunculkan fakta mengejutkan terkait masa-masa awal De Gea berada di Old Trafford.
Enam bulan pertamanya (De Gea di United) sangat menghebohkan. Salah satu isu penting terkait dirinya adalah ia hanya memiliki bobot 71 kilogram. Kami harus mengubah gaya hidupnya. ujar Steele kepada United We Stand.
Menurut Steele, De Gea memiliki sifat malas untuk belajar Bahasa Inggris dan itu menyulitkan pihak klub untuk berkomunikasi dengan dia. Selain malas dalam hal belajar bahasa, rupanya De Gea juga memiliki sifat malas dalam hal lainnya.
Ia bisa tidur dua atau tiga kali dalam sehari. Ia makan di tengah malam, ia terlalu banyak makan tacos. Kami mengharuskannya banyak berlatih di gym, ia membencinya. Di Spanyol, ia tidak terlalu sering pergi ke gym. imbuhnya.
Ia baru saja menyelesaikan latihan dan ingin pulang. Ketika saya menyuruhnya untuk kembali lagi pada sore harinya, ia bertanya, 'kenapa?' pungkasnya.
Namun kini De Gea telah membuktikan United tidak salah membelinya dengan menjadi pilihan utama eks manajer Sir Alex Ferguson dan penggantinya saat ini, David Moyes. [initial]
(tdm/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









