Desailly: Ranieri Pelatih yang Keras
Editor Bolanet | 19 April 2016 06:58
Desailly bermain di bawah asuhan Ranieri di Chelsea antara 2000 hingga 2004, di mana tim finish di peringkat dua di bawah Arsenal era Invincibles, yang memenangkan Premier League tanpa terkalahkan sama sekali.
Musim ini Ranieri mengejutkan semua orang dengan membawa Leicester memuncaki klasemen Premier League dan berada di ambang gelar juara.
Ia bukan manajer yang mudah, Claudio. Jika para pemain bersikap benar, itu tak apa, jika tidak, ia siap bertarung. Ia tidak peduli siapa, ia akan terus ada untuk anda. Ia sosok yang kuat. Dalam kehidupan, ia pria yang luar biasa, namun sebagai pelatih ia keras. Saya adalah kapten di Chelsea kala itu dan saya punya banyak momen dengannya, tutur Desailly pada Goal International.
Saya terkejut dengan Leicester. Apa yang mereka lakukan amat bagus, karena ini membuktikan bahwa ada beberapa klub yang melakukan investasi pemain dengan benar dan meningkatkan level Premier League.
Meski tidak ada banyak finalis mereka di Liga Champions, kami senang dengan ketatnya kompetisi. Meski tidak punya bintang yang luar biasa, tim ini masih terus tampil solid. [initial]
Baca Juga:
- Arsenal Siap Dekati Benzema Lagi
- Aguero Kirim Ancaman Pada Real Madrid
- Hoddle: Ibrahimovic Bisa Buat Arsenal Kian Kuat
- Datangkan Ibrahimovic, MU Akan Pecahkan Rekor Dunia
- Leicester Juara, Ranieri Layak Dapat Gelar Bangsawan
- Dukung Conte Sukses, Pato Berharap Dipertahankan di Chelsea
- Hiddink: De Bruyne Berkembang Pesat di Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






