Dinilai Kerap Bikin Jantungan Saat Kawal Gawang Manchester City, Ederson Kekeh Tidak Akan Ubah Gaya Bermain
Editor Bolanet | 7 April 2023 01:05
Bola.net - Ederson tidak berniat untuk mengubah gaya permainannya, dengan mengatakan bahwa ia akan mengerahkan segalanya untuk menghentikan segala ancaman lawan ke gawang Manchester City.
Penjaga gawang asal Brasil ini merupakan bagian penting dari sistem Man City dan sering terlihat kerap bermain penguasaan bola di bawah tekanan. Tak juga ia kerap bergegas keluar untuk menghentikan serangan balik sebelum serangan itu mencapai gawangnya.
Ederson didatangkan The Citizens dari Benfica pada 2017 dengan banderol transfer mencapai 40 juta euro. Pemain berusia 29 tahun ini masih punya masa kontrak di Etihad Stadium hingga Juni 2026.
Sejak kedatangannya di Man City, ia sanggup menjadi pilihan utama di bawah mistar karena pelatih Josep Guardiola sangat menginginkannya. Terlebih, pelatih asal Spanyol itu memang sangat membutuhkan sosok penjaga gawang yang mahir memainkan bola.
Simak komentar Ederson di bawah ini.
Ingin Terus Berkembang
Dengan risiko kerap memainkan bola di wilayahnya sendiri, membuat lawan sedikit banyak mendapatkan peluang ketika Ederson memegang bola.
Tetapi, ia menegaskan perannya dalam tim adalah untuk mengurangi peluang Man City kebobolan.
"Apakah itu mengantisipasi permainan tertentu atau membaca jenis umpan atau penyelamatan spesifik, konsentrasi adalah faktor besar dalam permainan saya," katanya kepada Sky Sports.
"Saya telah bekerja sangat keras untuk itu dan saya masih mengusahakannya hari ini untuk terus berkembang sehingga saya dapat memperkirakan momen-momen itu dalam pertandingan. Itu jelas merupakan sesuatu yang sering kami latih," tambahnya.
Mengikuti Sistem Permainan
Ederson memang dikenal dengan sebutan sweeper keeper yang membuatnya tak segan meninggalkan sarangnya untuk menjemput bola. Dengan gaya mainnya itu ia kerap kali dicap membahayakan situasi timnya.
"Apa yang kami lakukan dalam permainan latihan adalah membuat para penjaga gawang kami bermain di garis yang sangat tinggi. Dengan begitu, kami meniru tim-tim yang melakukan pressing tinggi terhadap kami."
"Namun, dengan memainkan garis tinggi ini, kami juga dapat melatih keputusan-keputusan ini - apakah Anda akan keluar dari garis pertahanan saat melakukan serangan balik," ulasnya.
"Saya pikir terkadang untuk menjadi seorang penjaga gawang, Anda harus sedikit gila. Namun Anda tidak boleh takut untuk keluar dan menghentikan permainan seperti itu," tegasnya.
Tidak Ubah Gaya Main
Ketika diingatkan tentang aksi tekelnya terhadap Sadio Mane pada 2017, hal itu sebagai contoh keputusan berani yang Ederson ambil di bawah mistar gawang, sang penjaga gawang menegaskan bahwa sisi permainannya tidak akan pernah berubah.
"Saya selalu mengerahkan seluruh kemampuan yang saya miliki, bahkan jika saya harus mematahkan setiap tulang di tubuh saya, saya akan melakukannya," katanya.
"Futsal sangat membantu dalam hal itu. Anda harus tenang, membuat keputusan yang tepat, memilih umpan yang tepat. Karena ini adalah lapangan dengan ukuran kecil."
"Anda sering bermain di bawah tekanan dan hal itu membantu saya sebagai seorang pemain, bahkan hingga saat ini. Hal itu membuat perasaan tenang menjadi lebih alami," jelasnya.
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2022/23
Baca Juga:
- Dipantau Tottenham, Leicester City Pagari James Maddison dengan Harga Selangit
- Kembali Tangani Chelsea, Lampard Dapat Sambutan Hangat Todd Boehly
- Wahai Erik Ten Hag, Marcel Sabitzer Gak Mau Dicoba di Posisi Nomor 10 Nih?
- Jose Mourinho Masuk Bursa Manajer Baru Chelsea?
- Manchester United, Arsenal, dan Liverpool Paling Serius Berebut Tanda Tangan Alexis Mac Allister
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








