Disebut Pemain Mata Duitan, Eto'o Membantah
Editor Bolanet | 13 September 2013 10:32
- Banyak pihak menganggap Samuel Eto'o sebagai pemain yang mata duitan saat ia memutuskan untuk hengkang ke Rusia bersama Anzhi Makhachkala saat usianya masih 30 tahun dan menepis tawaran sejumlah klub besar Eropa.
Nominal gaji super tinggi senilai 17 juta Euro per tahun disinyalir menjadi alasan utama Eto'o mau bergabung dengan klub dari region Dagestan tersebut. Ketika sekarang kembali ke kompetisi elit Premier League bersama , stereotip materialistis masih melekat kepada pria asal Kamerun ini.
Menghadapi tudingan tersebut, Eto'o mengemukakan jawabannya.
Ketika saya pergi ke Anzhi, orang-orang menyebut saya hanya mengejar materi. Sebenarnya bukan, saat itu saya mencari tantangan, ungkap Eto'o kepada The Sun.
Sekarang saya kembali, orang-orang bertanya kepada saya apakah saya masih bisa bermain di level tertinggi. Tantangan yang saya hadapi di Anzhi adalah membawa tim papan bawah ke level atas, saya sudah melakukannya.
Striker berusia 32 tahun ini menyatakan ambisinya untuk meraih sukses bersama The Blues, yang dinilainya memiliki skuat berkualitas.
Di Chelsea, saya kembali berkumpul dengan para pemain yang bagus yang telah terbukti kualitasnya. Memang terjadi beberapa perubahan, tapi tim ini tetap merupakan Chelsea yang berteknik dan memiliki semangat juang, imbuh Eto'o optimis. [initial]
Nominal gaji super tinggi senilai 17 juta Euro per tahun disinyalir menjadi alasan utama Eto'o mau bergabung dengan klub dari region Dagestan tersebut. Ketika sekarang kembali ke kompetisi elit Premier League bersama , stereotip materialistis masih melekat kepada pria asal Kamerun ini.
Menghadapi tudingan tersebut, Eto'o mengemukakan jawabannya.
Ketika saya pergi ke Anzhi, orang-orang menyebut saya hanya mengejar materi. Sebenarnya bukan, saat itu saya mencari tantangan, ungkap Eto'o kepada The Sun.
Sekarang saya kembali, orang-orang bertanya kepada saya apakah saya masih bisa bermain di level tertinggi. Tantangan yang saya hadapi di Anzhi adalah membawa tim papan bawah ke level atas, saya sudah melakukannya.
Striker berusia 32 tahun ini menyatakan ambisinya untuk meraih sukses bersama The Blues, yang dinilainya memiliki skuat berkualitas.
Di Chelsea, saya kembali berkumpul dengan para pemain yang bagus yang telah terbukti kualitasnya. Memang terjadi beberapa perubahan, tapi tim ini tetap merupakan Chelsea yang berteknik dan memiliki semangat juang, imbuh Eto'o optimis. [initial]
(sun/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












