Drama Man United: Paul Scholes Kaget Dihujat Netizen Usai Kritik Michael Carrick di Media Sosial

Ari Prayoga | 13 Maret 2026 10:57
Drama Man United: Paul Scholes Kaget Dihujat Netizen Usai Kritik Michael Carrick di Media Sosial
Legenda Manchester United, Paul Scholes. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Paul Scholes mengaku terkejut sekaligus kecewa setelah unggahan media sosialnya tentang Michael Carrick memicu reaksi keras dari publik. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan rekan setimnya di Manchester United, Nicky Butt.

Kontroversi bermula setelah kekalahan Manchester United dari Newcastle United pekan lalu. Dalam sebuah Instagram Story yang kemudian dihapus, Scholes menilai performa United dalam beberapa laga terakhir sangat buruk meski tim masih meraih hasil positif.

Advertisement

Dalam unggahan tersebut, Scholes menulis bahwa Carrick memiliki sesuatu yang “istimewa” karena United tetap meraih kemenangan meski menurutnya bermain buruk dalam empat pertandingan terakhir.

Scholes bahkan menyertakan emoji dan menyebut nama gelandang Newcastle, Sandro Tonali, yang membuat unggahan itu semakin memancing perhatian.

1 dari 5 halaman

Penjelasan Nicky Butt

Penjelasan Nicky Butt

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Jon Super

Butt, yang juga menjadi rekan Scholes dalam sebuah podcast, mengatakan bahwa komentar mantan gelandang legendaris itu sebenarnya disalahartikan banyak orang.

Menurutnya, bagi orang yang tidak mengenal karakter Scholes secara pribadi, pernyataan tersebut memang terlihat sangat keras. Namun sebenarnya Scholes hanya ingin menyoroti bahwa Carrick mampu meraih kemenangan meski tim belum tampil maksimal.

“Jika tidak mengenal Scholes secara pribadi, orang mungkin akan berpikir komentarnya terlalu kasar. Tapi yang ia maksud sebenarnya adalah Carrick tetap menang meskipun tim bermain kurang bagus,” kata Butt dalam wawancaranya dengan Paddy Power.

Butt menambahkan bahwa faktor keberuntungan sering kali menjadi bagian penting dari kesuksesan seorang pelatih.

“Keberuntungan adalah bagian besar dari kesuksesan manajer. Jika Anda tidak beruntung, sulit untuk berhasil. Scholes hanya ingin mengatakan bahwa Carrick tetap mendapatkan hasil meski performa tim belum ideal,” ujarnya.

2 dari 5 halaman

Scholes Mengaku Terpukul

Scholes Mengaku Terpukul

Ekspresi Michael Carrick dan skuad Manchester United usai mereka menang di kandang Everton (c) AP Photo/Ian Hodgson

Butt juga mengungkapkan bahwa Scholes sangat terkejut melihat besarnya reaksi publik terhadap unggahan tersebut.

“Ketika saya berbicara dengannya, dia berkata, ‘Saya benar-benar tidak percaya dengan reaksi yang muncul.’ Dia merasa kaget dan juga sedih,” kata Butt.

Menurut Butt, Scholes sebenarnya sangat menghormati Carrick, baik sebagai rekan setim maupun pelatih. Ia bahkan berharap Carrick bisa mendapatkan posisi manajer permanen di Manchester United.

3 dari 5 halaman

Scholes Klarifikasi dan Hubungi Carrick

Scholes Klarifikasi dan Hubungi Carrick

Michael Carrick pada laga pekan ke-22 Premier League antara Manchester United vs Man City di Old Trafford (c) AP Photo/Dave Thompson

Dalam podcastnya, The Good, The Bad & The Football, Scholes juga memberikan klarifikasi langsung terkait polemik tersebut. Ia menegaskan tidak pernah berniat menyinggung Carrick.

Scholes bahkan menghubungi Carrick secara pribadi untuk menjelaskan maksud sebenarnya dari unggahannya.

“Saya mengirim pesan kepada Michael dan mengatakan bahwa saya tidak pernah berniat menyinggungnya,” kata Scholes.

Ia menambahkan bahwa Carrick sama sekali tidak tersinggung dengan komentar tersebut. Menurut Scholes, kesalahpahaman terjadi karena banyak orang menafsirkan pernyataannya secara berbeda.

Scholes juga menegaskan bahwa komentarnya hanya terkait performa tim dalam beberapa laga terakhir yang menurutnya belum tampil maksimal, meskipun hasil pertandingan tetap positif.

Ia bahkan mengutip pengalaman bersama mantan manajer legendaris United, Alex Ferguson, yang kerap mengatakan bahwa keberuntungan sering menjadi faktor penting dalam pertandingan, termasuk keputusan wasit atau kartu merah.

4 dari 5 halaman

Perdebatan di Kalangan Eks Pemain Man United

Perdebatan di Kalangan Eks Pemain Man United

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan Liga Inggris melawan Fulham, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Carrick sendiri dalam beberapa pekan terakhir memang menjadi bahan perdebatan di kalangan mantan pemain Manchester United. Selain Scholes, komentar kritis juga datang dari Gary Neville dan Roy Keane.

Namun sejumlah mantan pemain lain justru membela Carrick, termasuk Patrice Evra dan Rio Ferdinand.

Evra bahkan mengaku tidak memahami mengapa Carrick kurang mendapatkan dukungan dari para legenda klub.

“Michael Carrick adalah salah satu dari kami dan dia melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” kata Evra.

Ia juga menyindir para mantan pemain yang kini bekerja sebagai analis televisi. Menurut Evra, kritik yang terlalu keras justru berpotensi merusak karier seorang pelatih.

“Sebagai pemain mereka memang legenda. Tapi sebagai pelatih, banyak yang tidak berhasil. Jadi ketika mereka berbicara keras di TV, itu bisa berdampak besar pada karier pelatih lain,” ujar Evra.

Sumber: Paddy Power

LATEST UPDATE