Drinkwater: Vichai Yang Bikin Leicester Bisa Kejutkan Dunia
Afdholud Dzikry | 31 Oktober 2018 12:15
Bola.net - - Mantan gelandang Leicester City, Danny Drinkwater percaya bahwa keberadaan sosok mendiang Vichai Srivaddhanaprabha dalam klub adalah alasan kenapa The Foxes bisa juara Premier League beberapa tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, Leicester memang pernah mengejutkan dunia lewat performa gemilang mereka pada musim 2015-2016. Hampir tak ada yang menjagokan juara, The Foxes bisa mematahkan hegemoni tim-tim tradisional Inggris dan merengkuh gelar sebagai tim terbaik dengan trofi Premier League musim itu.
Menurut Drinkwater, yang kini bermain untuk Chelsea, sosok mendiang Vichai Srivaddhanaprabha yang akhir pekan lalu meninggal secara tragis setelah helikopter yang dia tumpangi jatuh di sekitar stadion King Power usai laga Leicester vs West Ham.
Dan dikatakan Drinkwater, sosok Vichai Srivaddhanaprabha adalah otak di balik bagaimana Leicester bisa mengejutkan dunia ketika itu. Simak pernyataan dari pemain 28 tahun tersebut di bawah ini.
Punya Andil Besar Bawa Trofi
"Kedengarannya gila, tetapi Vichai Srivaddhanaprabha bukan hanya pemilik klub sepakbola. Para pemain Leicester City akan mendukung saya ketika saya mengatakan ini. Sebagian besar waktu itu terasa seperti dia adalah salah satu dari pemain," ujarnya kepada The Times.
"Dia adalah sosok baik yang berusaha keras memastikan semua pemain bahagia. Dia sosok yang luar biasa untuk berada di klub," tambahnya.
"Dengan dia yang bertanggung jawab, itu hanya masalah waktu sebelum Leicester melakukan sesuatu yang istimewa. Bila dia tak ada di sana, kami tak akan pernah memenangkan gelar. Dia secara besar-besaran terlibat dalam musim yang luar biasa itu secara khusus."
Dekat Dengan Pemain
Selain memiliki uang dan kepemimpinan yang hebat dalam manajemen klub, Drinkwater juga mengungkapkan bagaimana sosok Vichai dikenal sangat dekat dengan para pemain dan semua elemen klub.
"Vichai ada di mana-mana. Dia berada di ruang ganti, di dapur klub, di semua malam penghargaan. Dia menghabiskan malam untuk staf dan pemain serta tim," sambungnya.
"Kedengarannya aneh untuk dikatakan karena dia miliarder, tapi dia sangat mudah didekati Dia ingin Leicester menjadi klub di mana semua orang dari staf kebersihan hingga kapten klub bisa datang dan berbicara padanya dan dia mewujudkan itu," imbuhnya.
"Dia mencintai lingkungan sepakbola. Setiap kali dia di Leicester, dia memastikan dia berada di ruang ganti dengan para pemain sebelum pertandingan. Dia benar-benar mencintai sepakbola dan merasa seperti bagian dari tim," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













