Dua Hal Ini Halangi Kepindahan Olivier Giroud ke Inter Milan
Serafin Unus Pasi | 20 November 2019 20:20
Bola.net - Rumor kepindahan Olivier Giroud ke Inter Milan nampaknya tidak akan berjalan mulus. Ada dua masalah baru yang menghalangi transfer striker Chelsea itu ke Giuseppe Meazza.
Beberapa minggu terakhir, Giroud ramai diberitakan akan meninggalkan Chelsea. Ia ingin angkat kaki dari Stamford Bridge setelah ia tidak mendapatkan jam bermain di bawah asuhan Frank Lampard.
Sejumlah tim papan atas Eropa diberitakan sangat tertarik merekrut Giroud. Namun belakangan klub destinasi Giroud berikutnya mengerucut ke klub asal Italia, Inter Milan.
Gazzetta Dello Sport mengklaim bahwa transfer Giroud ke Inter tidak berjalan mulus. Ada dua kendala baru yang menghalangi transfer ini terealisasi di bulan Januari nanti.
Apakah dua faktor yang menghalangi transfer Giroud ke Inter? Simak informasinya di bawah ini.
Gaji Kemahalan
Menurut laporan tersebut, faktor pertama yang menghalangi kepindahan Giroud ke Inter adalah masalah gaji.
Saat ini Giroud mendapatkan gaji yang cukup besar di Chelsea. Ia dibayar sebesar 8 juta Euro per musim di klub asal London tersebut.
Giroud diberitakan meminta bayaran yang sama di Inter, namun manajemen Inter menilai gaji itu terlalu besar untuk pemain berusia 33 tahun yang tidak diplot menjadi pemain utama.
Durasi Kontrak
Tidak hanya masalah gaji, transfer Giroud ke Inter juga terhalang faktor durasi kontrak.
Inter Milan diberitakan hanya berencana memberikan kontrak berdurasi 18 bulan bagi Giroud. Mereka merasa terlalu beresiko memberikan kontrak jangka panjang untuk striker yang uzur.
Namun Giroud menuntut manajemen Inter memberikannya kontak hingga tahun 2022 mendatang.
Opsi Lain
Giroud sendiri diberitakan tengah mempertimbangkan opsi lain sembari bernegosiasi dengan Inter.
Ia diberitakan mempertimbangkan kembali ke Prancis untuk membela Olympique Lyon yang tertarik mendapatkan jasanya.
(Gazzetta Dello Sport)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







