Eddie Nketiah Dikartu Merah, Mikel Arteta: Saya Tidak Paham dengan VAR
Yaumil Azis | 8 Juli 2020 11:27
Bola.net - Arsenal harus bermain dengan 10 orang saat berhadapan dengan Leicester City pada hari Rabu (8/7/2020). Pasalnya sang striker, Eddie Nketiah, diganjar kartu merah oleh wasit saat baru masuk ke lapangan.
Laga lanjutan Premier League itu sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. Arsenal sempat unggul lebih dulu berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang pada babak pertama, sebelum Jamie Vardy menyamakan kedudukan jelang akhir laga.
Keunggulan Arsenal sempat bertahan lama. Dan sang pelatih, Mikel Arteta, berniat untuk mengakhiri pertandingan dengan menambah daya gedornya. Lantas, ia memasukkan Nketiah untuk menggantikan Alexandre Lacazette di menit ke-71.
Namun, empat menit setelah masuk, Nketiah diusir keluar lantaran melanggar keras pemain Leicester, James Justin. Awalnya wasit ingin memberikan kartu kuning. Namun usai berkonsultasi dengan VAR, ia mengubah keputusannya
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mikel Arteta Gagal Paham
Bermain dengan 10 orang membuat Arsenal jadi kehilangan keseimbangan. Pada akhirnya, mereka kebobolan menjelang pertandingan berakhir. Bisa dibilang kartu merah Nketiah itu membuat Arsenal gagal membawa pulang kemenangan.
Arteta pun mengakui bahwa dirinya gagal paham dengan peraturan VAR. Namun pada akhirnya, ia tak bisa berbuat apapun selain mematuhi aturan yang sudah ada.
"Saya tidak memahami peraturannya. Saya tidak pernah melihat wasit meninjau tayangan ulang. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, begitulah peraturannya," ujar Arteta kepada Sky Sports.
"Kami kehilangan dua poin, kami kehilangan Eddie dan kami akan lihat selama berapa pertandingan. Namun kami beralih ke Spurs sekarang dan mencoba untuk mendapatkan tiga poin," lanjutnya.
Harusnya Bisa Cetak 4 Gol
Meski gagal meraih kemenangan, namun Arteta cukup bangga dengan apa yang anak asuhnya lakukan. Bahkan, mantan asisten pelatih Manchester City itu percaya kalau Arsenal harusnya bisa mencetak empat gol.
"Saya sangat bangga terhadap tim kami, cara kami bermain melawan musuh seperti ini. Kami seharusnya bisa unggul tiga sampai empat gol," tambahnya.
"Dengan kartu merah, anda harus tahu bahwa dia masih muda. Leicester seharusnya bermain dengan 10 orang setelah 42 menit. Untuk pelanggaran di antara menit ke-40 dan 45," tutupnya.
Setidaknya, Arsenal patut menghembuskan nafas lega. Sebab torehan tak terkalahkan mereka belum terputus sampai hari ini.
(Goal International)
Baca Juga:
- Fans Chelsea yang Berpesta Hingga Teori Konspirasi, Reaksi Netizen Usai Laga Arsenal vs Leicester
- 5 Hal Penting Pasca Arsenal Imbang Lawan Leicester: Bukayo Saka, Masa Depan The Gunners
- Hasil dan Klasemen Premier League: Chelsea Rebut Posisi ke-3 Klasemen
- Man of the Mach Arsenal vs Leicester: Jamie Vardy
- Hasil Pertandingan Arsenal vs Leicester: Skor 1-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











