Eks Man City Ingatkan Bos Baru Chelsea Liam Rosenior: Jangan Ulangi Kesalahan Fatal Amorim di Man United

Dimas Ardi Prasetya | 17 Januari 2026 20:09
Eks Man City Ingatkan Bos Baru Chelsea Liam Rosenior: Jangan Ulangi Kesalahan Fatal Amorim di Man United
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Liam Rosenior resmi memulai era barunya di Chelsea setelah ditunjuk sebagai pengganti Enzo Maresca. Penunjukan ini langsung menyita perhatian karena Rosenior datang dengan status pelatih muda yang tengah naik daun.

Keputusan manajemen Chelsea tersebut memicu ekspektasi besar di Stamford Bridge. Rosenior pun langsung menjadi sorotan, bukan hanya karena ide taktiknya, tetapi juga cara ia membangun komunikasi di ruang publik.

Advertisement

Hari-hari awal Rosenior di London Barat berjalan intens sejak ia mulai bekerja pada 6 Januari. Ia langsung aktif berbicara ke media untuk menjelaskan filosofi, pendekatan permainan, hingga menjawab keraguan soal pengalamannya.

Namun, sorotan tajam justru datang dari luar lapangan. Mantan bek Manchester City, Micah Richards, memberikan peringatan keras agar Rosenior tidak terjebak pada kesalahan yang pernah dilakukan Ruben Amorim di Manchester United.

1 dari 3 halaman

Micah Richards Minta Rosenior Lebih Hemat Bicara ke Media

Micah Richards Minta Rosenior Lebih Hemat Bicara ke Media

Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, memberi isyarat sebelum pertandingan Liga Inggris melawan Fulham di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Sejak ditunjuk sebagai manajer Chelsea, Rosenior terlihat sangat terbuka dalam berbagai wawancara. Ia kerap menjelaskan detail rencana taktis dan cara kerjanya secara mendalam di depan publik.

Pendekatan tersebut memang memberi gambaran jelas soal visi Rosenior. Namun, Micah Richards menilai keterbukaan berlebihan justru bisa menjadi bumerang di klub sebesar Chelsea.

Menurut Richards, media akan selalu mengaitkan ucapan pelatih dengan hasil di lapangan. Ketika performa tim menurun, setiap pernyataan lama bisa kembali dipertanyakan dan menambah tekanan.

Richards mengatakan di podcast The Rest is Football via Goal: "Saya rasa ia terlalu bergantung pada media dalam wawancaranya. Saya rasa ia terlalu banyak bicara. Dan saya merasa ia perlu berhati-hati."

"Saya pikir ia mengatakan semua hal yang benar. Saya pikir ia fasih berbicara, tetapi saya rasa ia terlalu banyak menjelaskan dirinya sendiri, yang kemudian selalu menimbulkan pertanyaan bagi media ketika tiba saatnya pertandingan," terangnya.

2 dari 3 halaman

Sikap Rosenior Dianggap Mirip Amorim Sebelum Gagal di MU

Sikap Rosenior Dianggap Mirip Amorim Sebelum Gagal di MU

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, seusai pertandingan Liga Inggris melawan West Ham di Old Trafford, Minggu (11/5/2025). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Micah Richards kemudian menarik perbandingan langsung dengan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu juga dikenal sangat fasih dan terbuka saat pertama kali menangani Manchester United.

Amorim datang ke Old Trafford dengan reputasi tinggi sebagai manajer muda menjanjikan. Namun, pendekatan komunikasinya justru membuat setiap pernyataan menjadi sorotan besar ketika hasil tak sesuai harapan.

Situasi tersebut akhirnya berujung buruk bagi Amorim. Ia hanya bertahan 14 bulan sebelum dipecat pada awal 2026, usai konflik terbuka dengan dewan klub Manchester United.

"Saya rasa Amorim melakukan hal serupa. Ia sangat bagus dalam wawancara, hampir memberi Anda terlalu banyak informasi, dan kemudian Anda selalu berpikir, memperhatikan setiap kata dan berpikir, 'Oh, ia mengatakan itu terakhir kali. Baiklah, saya akan lihat bagaimana reaksi mereka'. Ia mengatakan sesuatu seperti ia tahu ia adalah manajer yang baik, yang kita semua pikir ia adalah manajer yang baik, Anda tahu, manajer yang sedang naik daun," tuturnya.

"Tetapi semua ini adalah hal-hal yang dapat berbalik melawan Anda ketika keadaan tidak berjalan dengan baik. Jadi saya merasa ia tahu bagaimana mengatasinya, tetapi saya hanya, saya pikir ia cukup naif dalam hal ini," cetus Micah.

LATEST UPDATE