Eks MU Ini Tahu Penyebab Rapuhnya Lini Pertahanan Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 18 September 2017 20:17
Bola.net - - Eks pemain Manchester United Robbie Savage menyebut bahwa gawang terlalu mudah dibobol karena lini belakang mereka tak didukung oleh gelandang yang bisa menjadi tembok penghalau serangan lawan sebelum masuk kotak penalti.
Musim ini, Liverpool masih punya penyakit yang sama seperti musim lalu. Pertahanan mereka terlalu mudah dijebol pemain lawan, baik dari set piece maupun open play.
Contohnya pun sudah terlihat jelas pada pertandingan melawan Watford, dan Burnley di Premier League plus lawan Sevilla di Liga Champions, dimana mereka gagal menang dan hanya bisa meraih hasil imbang. Dari tiga pertandingan tersebut, gawang The Reds kebobolan enam gol.
Itu belum termasuk di pertandingan lain melawan Manchester City, dimana mereka dipermalukan 5-0 dan selalu kebobolan saat main di playoff Liga Champions lawan Hoffenheim.
Menurut Savage, kiper The Reds sebenarnya cukup bagus. Akan tetapi, lini belakang mereka tak punya gelandang yang bisa berperan menjadi tembok untuk menghalau serbuan lawan sebelum masuk ke kotak penalti.
Menurut Savage, dua gelandang yang saat ini menjadi andalan Jurgen Klopp yakni Jordan Henderson dan Emre Can sama sekali tak bisa menawarkan perlindungan kepada barisan lini belakangnya. Padahal kehadiran sosok gelandang yang bisa berperan menjadi filter bagi serangan lawan sebelum masuk kotak penalti merupakan hal yang vital. Ia pun menyebutkan bahwa tim-tim di masa lalu yang jadi juara EPL memiliki gelandang yang bisa melindungi lini belakangnya dengan baik.
Ada terlalu banyak perubahan dan pergantian dengan kiper, dengan Simon Mignolet di satu pekan dan Loris Karius di pekan berikutnya. Dan meskipun mereka adalah pemain yang sangat bagus, saya tidak yakin bahwa Jordan Henderson dan Emre Can menyediakan 'penghalang' terbaik untuk bek tengah mereka sebagai sepasang gelandang bertahan. Lihatlah tim terbaik dari 20 tahun terakhir, dan blok pertahanan sentral itu selalu paten, tulis Savage dalam kolomnya untuk Mirror.
Di Manchester United, ada Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic bersama Edwin van der Sar di belakang mereka dan Paul Scholes dan Michael Carrick mempertahankan benteng di lini tengah. Atau di tahun 1990an di Old Trafford, Steve Bruce dan Gary Pallister bersama Peter Schmeichel berada di gawang, bersama Roy Keane dan Paul Ince sebagai bodyguard untuk pemain belakang. Di masa kejayaan Arsenal, personilnya adalah Tony Adams, Martin Keown, David Seaman, Patrick Vieira dan Emmanuel Petit, terangnya.
Dan dua musim lalu, Leicester menunjukkan apa yang bisa Anda capai dengan konsistensi. Mereka mungkin bukan pemain terbaik satu per satu, tapi sebagai satu unit Wes Morgan, Robert Huth, Kasper Schmeichel, N'Golo Kante dan Danny Drinkwater terorganisir, bersemangat dan luar biasa. Semua di atas adalah kombinasi yang pasti. Saat ini, Liverpool tidak memiliki 'blok' yang levelnya mendekati, atau sama bagusnya, seperti yang saya sebutkan di atas, cetus Savage.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





