Eks Pelatih Inggris, Man City, & Filipina Sven-Goran Eriksson Meninggal Dunia
Dimas Ardi Prasetya | 26 Agustus 2024 18:56
Bola.net - Mantan pelatih Timnas Inggris, Manchester City, dan Timnas Filipina yakni Sven-Goran Eriksson, meninggal dunia pada Senin (26/08/2024).
Eriksson meninggal dunia di usia 76 tahun. Pria asal Swedia ini sebelumnya memang sudah lama sakit.
Pada Januari 2024 lalu, Eriksson mengungkapkan pada publik bahwa ia menderita sakit kanker. Saat itu ia mengaku waktunya di dunia ini kurang dari satu tahun saja.
Penyakit itu juga yang membuatnya harus lengser dari pekerjaan terakhirnya. Eriksson sebelumnya menjabat sebagai sporting director di klub Karlstad di Swedia.
Kabar dari Agen Eriksson

Kabar meninggalnya Sven-Goran Eriksson ini dikonfirmasikan oleh Dean Eldredge dari Oporto Sports. Menurut laporan The Guardian, Dean merupakan agen Eriksson di Inggris.
Dean sendiri meneruskan kabar itu dari Bo Gustavsson. Ia merupakan mantan agen Eriksson di Swedia.
Gustavsson mengungkapkan, bahwa Eriksson menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin pagi waktu setempat. Ia meninggal dengan di rumahnya.
Pesan Eriksson

Sven-Goran Eriksson sebelumnya sempat menggunakan waktunya untuk syuiting dalam sebuah film dokumenter. Dalam momen itu, ia mengucapkan pesan perpisahan yang mengharukan.
"Saya harap Anda akan mengingat saya sebagai orang yang positif yang berusaha melakukan semua yang bisa dilakukannya. Jangan menyesal, tersenyumlah," serunya, via Metro.
"Terima kasih atas segalanya, pelatih, pemain, penonton, semuanya luar biasa. Jaga diri Anda dan jaga hidup Anda. Dan jalani saja," ujar Eriksson.
"Saya menjalani hidup yang baik. Saya pikir kita semua takut akan hari ketika kita meninggal, tetapi hidup juga tentang kematian," ujarnya.
"Anda harus belajar menerimanya apa adanya. Semoga pada akhirnya orang-orang akan berkata, ‘ya, dia orang baik’. Tetapi tidak semua orang akan mengatakan itu," ucap Eriksson.
Melatih Selama Empat Dekade

Sven-Goran Eriksson memulai karier kepelatihannya sejak tahun 1977 silam. Ia mengawali kariernya dengan melatih klub di kampung halananya di Swedia yakni Degerfors IF.
Ia kemudian pindah ke klub yang lebih besar yakni IFK Gotherborg. Setelah itu Eriksson melanglang buana ke Eropa dan dunia.
Ia sempat melatih Benfica, AS Roma, hingga Lazio di Portugal dan Italia. Setelah itu, Eriksson sempat dipercaya menukangi Timnas Inggris pada tahun 2001 sampai 2006.
Saat itu skuad Inggris punya nama-nama legendaris. Sebut saja Steven Gerrard, Frank Lampard, Rio Ferdinand, hingga John Terry.
Selepas menangani Inggris, Eriksson dipercaya melatih skuad Manchester City. Setelah itu ia sempat melatih Meksiko dan Pantai Gading.
Eriksson juga sempat melatih Leicester City sebelum cabut ke negeri Tirai Bambu untuk melatih beberapa klub di Liga Super China. Ia kemudian sempat melatih Timnas Filipina pada 2018 tapi cabut pada tahun 2019.
(Guardian/Metro)
Baca Juga:
- Mimpi Jadi Kenyataan, Eks Bos Roma & Lazio Ini Bakal Latih Liverpool
- Lionel Messi Juara Piala Dunia 2022? Yuk Bisa Yuk!
- Inggris Punya 'Varian Griezmann' Versi Lebih Muda, Namanya Phil Foden!
- Mau Dapatkan Cody Gakpo, MU Diminta Tumbalkan Donny van de Beek
- Mau Sukses Lawan Prancis di Piala Dunia 2022, Ini Saran Buat Inggris
- Bagus Situasi 1 vs 1, Jack Grealish Masih Layak Bela Inggris!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




