Ekspektasi Rendah Beri Ruang Bagi Rodgers di Anfield
Editor Bolanet | 11 Agustus 2012 14:00
- Rendahnya ekspektasi yang ditujukan pada pelatih , Brendan Rodgers musim depan dinilai justru memberinya ruang lebih besar.
Dengan susunan skuad yang tersedia sejak ia datang ke Anfield, mantan pelatih Swansea City itu sudah menegaskan bahwa Liverpool masih belum akan menjadi tim juara dalam waktu dekat.
Menurutnya, filosofi sepak bola yang akan ia bawa ke Liverpool membutuhkan banyak waktu dalam penerapannya. Kondisi Rodgers saat ini hampir serupa dengan pelatih legendaris Bill Shankly.
Rodgers didaulat menggantikan posisi Kenny Dalglish di akhir musim, setelah King Kenny dianggap gagal menyelamatkan Liverpool dalam satu setengah musim terakhir. Musim lalu The Reds hanya mampu mencapai peringkat delapan klasemen Premier League.
Dampak bagi Rodgers adalah ia diwarisi sebuah tim dengan kondisi yang kurang berimbang di tiap lininya. Kenyataan tersebut membuat pemilik klub, John W. Henry tidak ingin menargetkan sesuatu yang berlebihan bagi tahun pertama penugasan Rodgers di kursi panas Liverpool.
Minimnya target yang dibebankan membuat Rodgers memiliki peluang untuk melakukan perombakan tim yang sesuai dengan keinginannya tanpa menerima banyak kritik.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut berusaha menerapkan gaya permainan 'tiki-taka' yang populer di ranah sepak bola Spanyol. Dan dengan pola permainan Liverpool yang belum sepenuhnya matang musim lalu, Rodgers semakin berpeluang untuk menanamkan dasar permainan yang ia inginkan.
Ada banyak pekerjaan yang sedang berlangsung, dan banyak waktu dihabiskan untuk menganalisa tim. Ini akan butuh waktu, sampai kami mendapatkan apa yang kami inginkan, tutupnya singkat. (afp/atg)
Dengan susunan skuad yang tersedia sejak ia datang ke Anfield, mantan pelatih Swansea City itu sudah menegaskan bahwa Liverpool masih belum akan menjadi tim juara dalam waktu dekat.
Menurutnya, filosofi sepak bola yang akan ia bawa ke Liverpool membutuhkan banyak waktu dalam penerapannya. Kondisi Rodgers saat ini hampir serupa dengan pelatih legendaris Bill Shankly.
Rodgers didaulat menggantikan posisi Kenny Dalglish di akhir musim, setelah King Kenny dianggap gagal menyelamatkan Liverpool dalam satu setengah musim terakhir. Musim lalu The Reds hanya mampu mencapai peringkat delapan klasemen Premier League.
Dampak bagi Rodgers adalah ia diwarisi sebuah tim dengan kondisi yang kurang berimbang di tiap lininya. Kenyataan tersebut membuat pemilik klub, John W. Henry tidak ingin menargetkan sesuatu yang berlebihan bagi tahun pertama penugasan Rodgers di kursi panas Liverpool.
Minimnya target yang dibebankan membuat Rodgers memiliki peluang untuk melakukan perombakan tim yang sesuai dengan keinginannya tanpa menerima banyak kritik.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut berusaha menerapkan gaya permainan 'tiki-taka' yang populer di ranah sepak bola Spanyol. Dan dengan pola permainan Liverpool yang belum sepenuhnya matang musim lalu, Rodgers semakin berpeluang untuk menanamkan dasar permainan yang ia inginkan.
Ada banyak pekerjaan yang sedang berlangsung, dan banyak waktu dihabiskan untuk menganalisa tim. Ini akan butuh waktu, sampai kami mendapatkan apa yang kami inginkan, tutupnya singkat. (afp/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19















