Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015

Gia Yuda Pradana | 14 Agustus 2026 11:04
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Jose Mourinho saat memimpin sesi latihan Chelsea di Cobham, Inggris, Selasa (3/11/2015). (c) AP Photo/Tim Ireland

Bola.net - Eva Carneiro kembali angkat bicara setelah kontroversi yang melibatkannya dengan Jose Mourinho dan John Terry di Chelsea kembali dibahas dalam dokumenter Netflix. Perselisihan tersebut bermula pada Agustus 2015 ketika Carneiro masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan kepada Eden Hazard dalam laga melawan Swansea City.

Mourinho dalam dokumenter tersebut mempertahankan pandangannya bahwa Hazard tidak mengalami cedera serius ketika tim medis masuk ke lapangan. Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa jenis kelamin Carneiro tidak memengaruhi reaksinya terhadap kejadian tersebut.

Advertisement

Carneiro kemudian merespons melalui media sosial dengan mempertanyakan kembali versi kejadian yang disampaikan Mourinho dan Terry. Ia menegaskan bahwa sebagai tenaga medis, dirinya terikat kewajiban profesional untuk memeriksa pemain ketika diminta wasit.

1 dari 3 halaman

Kontroversi Lama Kembali Muncul

Insiden terjadi ketika Chelsea bermain imbang 2-2 melawan Swansea pada awal musim 2015/2016. Carneiro dan fisioterapis Jon Fearn masuk lapangan untuk menangani Hazard sehingga Chelsea harus bermain dengan sembilan pemain untuk sementara karena Thibaut Courtois sebelumnya sudah mendapat kartu merah.

Mourinho kemudian mengkritik keputusan tim medis tersebut dan Carneiro kehilangan tugasnya bersama tim utama sebelum akhirnya meninggalkan Chelsea. Ia juga mengajukan gugatan terkait pemecatan konstruktif dan perlakuan tidak adil, yang kemudian berakhir melalui penyelesaian di pengadilan.

2 dari 3 halaman

Respons Tegas Carneiro

Carneiro menanggapi kemunculan kembali kisah tersebut dengan unggahan di X. "11 tahun kemudian dan di sinilah kita, menghidupkan kembali yang terburuk. Semoga mereka mendapatkan uang dari itu," tulisnya.

Dalam unggahan berikutnya, Carneiro menegaskan bahwa dirinya terikat kode etik medis. "Kami terikat oleh kode etik medico-legal. Sungguh, akan baik bagi John Terry untuk mempelajari aturan permainan. Sudah cukup lama, kawan."

Carneiro juga membagikan pernyataan British Association of Sport and Exercise Medicine mengenai kewajiban tim medis terhadap pemain. Dalam pedoman tersebut, tenaga medis wajib memeriksa pemain ketika wasit meminta mereka memberikan penanganan dan keputusan medis tidak boleh dipengaruhi pejabat klub.

3 dari 3 halaman

Versi Mourinho dan Terry Berbeda

Mourinho tetap memiliki pandangan berbeda mengenai kejadian tersebut dalam dokumenter Netflix. "Saya bukan dokter, tetapi mata saya tahu kapan seorang pemain cedera dan kapan seorang pemain tidak cedera," ujar Mourinho dalam film tersebut.

John Terry juga memberikan dukungan terhadap sudut pandang mantan pelatihnya. "Secara medis, Jose akan mengatakan bahwa kecuali cederanya benar-benar parah, mereka tidak akan masuk," ujar Terry dalam dokumenter tersebut.

Carneiro kemudian memberikan penjelasan lebih rinci mengenai keputusan masuk lapangan. "Wasit Michael Oliver memanggil kami DUA KALI, pemain Eden Hazard meminta bantuan medis, kemudian kami melakukan kontak mata dari pinggir lapangan dan dia memastikan membutuhkan bantuan medis, DUA KALI," tulisnya.

Menurut Carneiro, kondisi tersebut membuat dirinya tidak memiliki pilihan sebagai tenaga medis. "Pada saat itu, tangan saya terikat sebagai seorang profesional medis," tegasnya.

Kontroversi yang telah berlalu selama lebih dari satu dekade kini kembali menjadi perbincangan setelah dokumenter tersebut tayang.

Sumber: The Mirror

LATEST UPDATE