Everton 1986/87, Inspirasi Juara Manchester City
Editor Bolanet | 22 Desember 2015 13:00
City sudah kalah lima kali di Premier League musim ini. Tim terakhir yang menelan lima kekalahan atau lebih sebelum Natal dan tetap sanggup menjuarai liga tertinggi Inggris adalah pada musim 1986/87 silam. Itu bisa menjadi sumber inspirasi bagi City.
Di divisi tertinggi Inggris musim 1986/87 itu, Everton besutan Howard Kendall finis sebagai juara dengan keunggulan sembilan poin atas sang rival Liverpool. Everton menutup musim tersebut dengan 86 poin, sedangkan The Reds jadi runner-up dengan 77 angka. Musim itu, City sendiri finis peringkat 21 (dari 22 tim) dan terdegradasi ke divisi dua.
Musim ini, City sudah kalah lima kali sebelum masuk periode Natal. Lima kekalahan itu didapat City melawan West Ham, Tottenham Hotspur, Liverpool, Stoke City dan terkini tentu saja Arsenal.
5 Kekalahan Manchester City di Premier League 2015/16 sejauh ini
19-09-2015 City 1-2 West Ham
26-09-2015 Tottenham 4-1 City
22-11-2015 City 1-4 Liverpool
05-12-2015 Stoke 2-0 City
22-12-2015 Arsenal 2-1 City.
Cukup berat bagi City untuk bisa jadi juara. Namun, melihat Everton di musim 1986/87, bukan tak mungkin bagi City untuk bisa finis di tempat teratas dan meraih gelar divisi tertinggi Inggris mereka yang kelima. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




