Evra: United Selalu Diremehkan Setiap Musim
Editor Bolanet | 19 Agustus 2013 17:10
- Fullback Manchester United, Patrice Evra, mengaku tak paham mengapa klubnya tak dijagokan untuk bisa mempertahankan gelar juara musim ini.
Meskipun berhasil meraih gelar ke 20 mereka musim lalu dengan selisih 11 point dari peringkat kedua, Manchester City, saat ini mayoritas bursa taruhan hanya menjagokan United di urutan ketiga sebagai kandidat juara Premier League.
Salah satu faktor yang mempengaruhi pendapat bursa taruhan tersebut adalah hilangnya sosok Alex Ferguson dari kursi manajerial yang digantikan oleh David Moyes. Dari sisi skuat sendiri, The Red Devils tak mengalami perubahan berarti musim ini.
Tak hanya kali ini saja, tapi terjadi setiap musim, ungkap pemain 32 tahun tersebut.
Saya bermain di sini sudah delapan tahun, setiap musim para pengamat selalu memprediksi kami akan finish di posisi empat atau lima klasemen akhir. Benar-benar sulit dipercaya.
Lebih lanjut, pemain keturunan Senegal ini membahas mengenai makna kemenangan yang baru saja United raih atas tuan rumah Swansea City.
Kami bekerja dengan sangat baik. Namun hasil akhir yang kami raih bukanlah pesan ancaman bagi para pesaing.
Kami lebih suka menganggapnya sebagai tanda bahwa kami baik-baik saja dengan kehadiran manajer baru, dengan cara kami bermain, dan juga dengan cara kami meraih kemenangan, beber Evra.
Eks pemain AS Monaco ini menghimbau rekan-rekan dan juga para fans MU untuk lebih fokus terhadap klub mereka sendiri dan optimis mampu meraih hasil terbaik musim ini.
Pesan ini untuk kami dan juga fans Manchester United. Saya selalu mengatakan bahwa lawan terbesar bagi United bukanlah klub lain, tapi United itu sendiri.
Setiap tahun saya selalu mengatakan hal yang sama, tutup pemain bernama lengkap Patrice Latyr Evra ini. [initial] (mtr/mri)
Meskipun berhasil meraih gelar ke 20 mereka musim lalu dengan selisih 11 point dari peringkat kedua, Manchester City, saat ini mayoritas bursa taruhan hanya menjagokan United di urutan ketiga sebagai kandidat juara Premier League.
Salah satu faktor yang mempengaruhi pendapat bursa taruhan tersebut adalah hilangnya sosok Alex Ferguson dari kursi manajerial yang digantikan oleh David Moyes. Dari sisi skuat sendiri, The Red Devils tak mengalami perubahan berarti musim ini.
Tak hanya kali ini saja, tapi terjadi setiap musim, ungkap pemain 32 tahun tersebut.
Saya bermain di sini sudah delapan tahun, setiap musim para pengamat selalu memprediksi kami akan finish di posisi empat atau lima klasemen akhir. Benar-benar sulit dipercaya.
Lebih lanjut, pemain keturunan Senegal ini membahas mengenai makna kemenangan yang baru saja United raih atas tuan rumah Swansea City.
Kami bekerja dengan sangat baik. Namun hasil akhir yang kami raih bukanlah pesan ancaman bagi para pesaing.
Kami lebih suka menganggapnya sebagai tanda bahwa kami baik-baik saja dengan kehadiran manajer baru, dengan cara kami bermain, dan juga dengan cara kami meraih kemenangan, beber Evra.
Eks pemain AS Monaco ini menghimbau rekan-rekan dan juga para fans MU untuk lebih fokus terhadap klub mereka sendiri dan optimis mampu meraih hasil terbaik musim ini.
Pesan ini untuk kami dan juga fans Manchester United. Saya selalu mengatakan bahwa lawan terbesar bagi United bukanlah klub lain, tapi United itu sendiri.
Setiap tahun saya selalu mengatakan hal yang sama, tutup pemain bernama lengkap Patrice Latyr Evra ini. [initial] (mtr/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















