Fabregas: Sarri Perlakukan Jorginho Seperti Anaknya Sendiri
Yaumil Azis | 13 April 2019 02:02
Bola.net - - Pengalaman bermain di bawah asuhan Maurizio Sarri sepertinya meninggalkan bekas yang kurang menyenangkan di hati Cesc Fabregas. Penggawa AS Monaco tersebut menyebut sang pelatih sebagai alasan dirinya meninggalkan Chelsea bulan Januari lalu.
Total empat gelar berhasil disumbang oleh Fabregas dalam lima musim berkarir bersama Chelsea, dua di antaranya berasal dari Premier League. Berkat itu juga, posisinya di lini tengah tak tergantikan walau The Blues sering melakukan pergantian pelatih.
Namun semuanya berubah setelah klub yang dijuluki The Blues itu mendatangkan pelatih asal Italia, Maurizio Sarri, pada musim panas lalu. Kesempatan bermainnya menjadi semakin minim sehingga harus rela hengkang ke Monaco pada bulan Januari lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sarri Istimewakan Jorginho
Sarri didatangkan Chelsea beserta salah satu pemain andalannya kala masih menukangi Napoli dulu, yakni Jorginho. Pria berpaspor Italia dan Brasil itu disebut-sebut sebagai pemain yang paham betul dengan skema bawaan sang pelatih, atau yang dikenal sebagai 'Sarriball'.
Memang sejak saat itu, Jorginho hampir tak tergantikan. Bahkan N'Golo Kante pun harus tergeser dari posisi yang biasa ia tempati, yakni gelandang tengah. Tak lain dan tak bukan untuk memberikan ruang kepada Jorginho.
Publik sempat mengkritisi Sarri karena hal ini, terlebih setelah Chelsea menuai serangkaian hasil buruk pada awal tahun 2019. Fabregas juga menyatakan ketidaksukannya kepada Sarri atas sikapnya yang pilih kasih pada pemain berumur 27 tahun tersebut.
"Saya berada di Chelsea dan bisa saja memperbaharui kontrak lalu bertahan, tapi seorang pelatih datang dengan pemain yang sudah seperti anaknya sendiri," tutur Fabregas seperti yang dikutip dari Metro.
Mustahil Bisa Tampil Reguler
Perlakuan Sarri tersebut membuat Fabregas merasa kesulitan untuk mendapatkan tempat di Chelsea, mau sebagus apapun kualitas yang ia tunjukkan dalam sesi latihan. Sehingga, dengan berat hati, ia memilih angkat kaki dari Stamford Bridge.
"Bagi saya, sulit untuk bermain di setiap pertandingan dan itulah yang ingin saya lakukan. Saya mencintai sepak bola. Saya tak ingin hanya sekadar bermain dengan senang hati untuk Chelsea," tambahnya.
"Untuk alasan apapun, mustahil untuk bermain di setiap pertandingan meski saya, atau orang lain, lebih baik. Saya memutuskan bergabung dengan sebuah proyek yang berbeda, dan saya pikir ini akan memberi rasa kepuasan yang besar," tandasnya.
Jadi Pemain Utama di Monaco
Kekayaan pengalaman yang didapatkan bersama klub besar seperti Chelsea, juga Barcelona dan Arsenal, membuat Fabregas tidak menemui kesulitan untuk mendapatkan tempat di Monaco. Sekarang, ia sudah mengoleksi total 10 penampilan untuk klub Ligue 1 itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













