Fergie: Kalah 6-1 Dari City Masih Hantui Saya
Editor Bolanet | 29 November 2011 21:00
- Persaingan di kancah Liga Premier tengah diwarnai perseteruan antara dua klub besar. Manchester United dan Manchester City tengah bersaing memperebutkan gelar juara Liga Premier. The CiTizen masih memuncaki klasemen sementara sedangkan The Red Devils menguntit mereka dengan menjadi runner up.
Kedua tim asal Manchester tersebut telah saling bertemu dan hasil akhir pertandingan tersebut meninggalkan luka bagi salah satu klub. Pertandingan berakhir dengan skor telak 6-1 bagi kemenangan City. Pelatih United, Sir Alex Ferguson hingga kini masih dibayangi oleh kekalahan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa hasil pertandingan tersebut makin lama makin sulit untuk dilupakan.
Tidak, tidak sama sekali. Kami melihat pertandingan itu berulang kali dan itu seperti bunuh diri, ujar pelatih yang telah melatih United selama 25 tahun tersebut.
Kami adalah musuh terburuk bagi diri kami sendiri. Kami membuat kesalahan dasar dari mencoba memenangkan pertandingan dengan 10 orang saat kami tertinggal 3-0.
Terngiang di setiap pemain untuk tidak pernah menyerah namun kami terus mencoba menyerang di babak tambahan waktu dan itu membuat kami terbuka.
Seandainya kami tetap bermain dengan sederhana dan tidak kehilangan kendali maka semestinya pertandingan tersebut layak dihargai.
(sun/rev)
Kedua tim asal Manchester tersebut telah saling bertemu dan hasil akhir pertandingan tersebut meninggalkan luka bagi salah satu klub. Pertandingan berakhir dengan skor telak 6-1 bagi kemenangan City. Pelatih United, Sir Alex Ferguson hingga kini masih dibayangi oleh kekalahan tersebut. Ia juga mengatakan bahwa hasil pertandingan tersebut makin lama makin sulit untuk dilupakan.
Tidak, tidak sama sekali. Kami melihat pertandingan itu berulang kali dan itu seperti bunuh diri, ujar pelatih yang telah melatih United selama 25 tahun tersebut.
Kami adalah musuh terburuk bagi diri kami sendiri. Kami membuat kesalahan dasar dari mencoba memenangkan pertandingan dengan 10 orang saat kami tertinggal 3-0.
Terngiang di setiap pemain untuk tidak pernah menyerah namun kami terus mencoba menyerang di babak tambahan waktu dan itu membuat kami terbuka.
Seandainya kami tetap bermain dengan sederhana dan tidak kehilangan kendali maka semestinya pertandingan tersebut layak dihargai.
(sun/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
-
Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:31
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:16
-
Hasil Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit 90+2 Kirim Kanada ke 16 Besar
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:04
-
Gol Lionel Messi Tak Kunjung Berhenti
Piala Dunia 29 Juni 2026, 01:19
-
Skotlandia Tersingkir, Steve Clarke Undur Diri
Piala Dunia 29 Juni 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41




