Frank Lampard Minta Musim Baru Tidak Dimulai Terlalu Cepat, Apa Alasannya?
Richard Andreas | 3 Agustus 2020 10:00
Bola.net - Frank Lampard menyampaikan kekhawatirannya terkait rencana Premier League memulai musim 2020/21 pada September 2020 mendatang. Dia tahu skuad Chelsea sedang tidak fit dan terancam cedera jika dipaksa terus bermain.
Chelsea baru saja menelan kekalahan pahit dari Arsenal di final Piala FA akhir pekan lalu. Mereka gagal menutup musim domestik dengan trofi, plus kehilangan tiga pemain karena cedera.
Christian Pulisic dan Cesar Azpilicueta menderita cedera hamstring di babak pertama, lalu Pedro mengalami cedera bahu di babak kedua. Kehilangan pemain-pemain ini jelas menyulitkan Chelsea untuk menyambut duel kontra Bayern Munchen di leg kedua 16 besar Liga Champions mendatang.
Sebab itu, Lampard meminta Premier League tidak buru-buru menentukan jadwal dimulainya musim baru. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Menunggu hasil kontra Bayern
Chelsea bakal menyambangi Bayern akhir pekan ini, Minggu (9/8/2020). The Blues melawat dengan modal kekalahan 0-3 di leg pertama, yang bakal membuat laga jadi lebih sulit.
Lampard tahu kondisinya aneh. Musim 2019/20 molor sampai bulan Agustus karena pandemi virus corona, yang berarti musim 2020/21 mendatang bisa terlambat dimulai.
"Saya menduga kami akan diberi tahu jadwal memulai musim baru tergantung pada bagaimana hasil kami melawan Bayern Munchen," buka Lampard di laman resmi Chelsea.
"Saya tidak melupakan pertandingan itu, laga besar bagi kami. Saya kami masih terjebak di hari ini [kegagalan di Piala FA]. Para pemain butuh istirahat sebelum kami bersiap menghadapi laga tersebut."
Tidak ideal
Kabarnya, Premier League menggodok tanggal 12 September sebagai awal musim 2020/21 mendatang. Memang belum pasti, tapi jika benar, Lampard merasa jadwal itu terlalu dini.
"Jadwal itu tidak ideal andai kami berhasil melewati Bayern dan mungkin melangkah lebih jauh lagi. Para pemain butuh waktu istirahat, mereka harus diistirahatkan supaya bisa bermain di level yang diharuskan Premier League," lanjut Lampard.
"Bahkan pada skenario terburuk, andai kami gagal melewati Bayern, 12 September sepertinya masih terlalu dini untuk mulai bermain lagi."
Perlu dilihat ulang
Para pemain memang dipaksa menempuh jadwal padat pasca-lockdown, klub mana pun. Khusus bagi klub-klub yang bermain di Liga Champions, waktu istirahat mereka bakal terpangkas lebih singkat lagi. Inilah yang coba dikatakan Lampard
"Para pemain butuh waktu istirahat. Karena itulah ada dua pemain kami yang cedera hamstring dan menderita cedera-cedera lainnya sebelum ini," imbuh Lampard.
"Saya harap Premier League serius melihat masalah ini dan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memulai musim depan," tutupnya.
Sumber: Chelsea
Baca ini juga ya!
- 3 Pemain yang Harus Dijual Chelsea Usai Dipermalukan Arsenal di Final Piala FA
- Chelsea Prioritaskan Perburuannya Pada Nick Pope
- Kalah dari Arsenal di Final FA Cup, Azpilicueta Ingin Chelsea Evaluasi Diri Sendiri
- 6 Pemain Bisa Menjadi Korban Cuci Gudang Chelsea, Siapa Saja?
- Aubameyang Ungkap Trik Cerdik nan Sederhana untuk Mengecoh Zouma
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

