Gary Neville Sebut Marc Cucurella dan Enzo Fernandez 'Khianati' Liam Rosenior

Afdholud Dzikry | 23 April 2026 08:37
Gary Neville Sebut Marc Cucurella dan Enzo Fernandez 'Khianati' Liam Rosenior
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Legenda Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik pedas terhadap situasi internal Chelsea saat ini. Ia menyoroti sikap beberapa pemain senior yang dianggap menjadi penyebab kegagalan Liam Rosenior. Pemecatan Rosenior memang mengejutkan publik karena sang manajer baru menjabat selama empat bulan.

Hasil di lapangan memang sangat mengecewakan manajemen The Blues belakangan ini. Mereka menderita lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa sanggup mencetak satu gol pun.

Advertisement

Kekalahan telak 0-3 dari Brighton menjadi laga terakhir bagi manajer asal Inggris tersebut. Kini, posisi pelatih kepala akan diisi oleh Calum McFarlane sebagai manajer interim hingga musim berakhir.

Padahal, Rosenior awalnya diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi lima setengah tahun. Dari total 23 pertandingan, ia tercatat hanya mampu mempersembahkan 11 kemenangan saja. Performa merosot tajam ini membuat manajemen kehilangan kesabaran terhadap eks pelatih Hull City itu.

1 dari 3 halaman

Tudingan Pengkhianatan Cucurella dan Enzo

Tudingan Pengkhianatan Cucurella dan Enzo

Pascal Gross mencoba merebut bola dari kaki Marc Cucurella di laga Brighton vs Chelsea, Rabu (22/4/2026) (c) Premier League Official

Gary Neville menyoroti sikap aneh dua pemain kunci Chelsea belakangan ini. Cucurella dan Enzo Fernandez tertangkap memberikan pujian selangit kepada manajer sebelumnya, Enzo Maresca.

Sikap ini dinilai Neville sangat tidak profesional dan justru memperburuk situasi Rosenior. Pujian tersebut muncul tepat saat tim sedang berada dalam tren negatif yang sangat parah. Hal ini seolah-olah menunjukkan bahwa para pemain tidak lagi percaya pada visi Rosenior.

"Hasilnya memang tidak cukup baik. Ketika hasil pertandingan tidak memuaskan, seorang manajer pasti akan dipecat," ujar Neville kepada Sky Sports News.

"Namun, come on, Cucurella dan Enzo Fernandez adalah pemain berpengalaman. Mereka justru mengkhianati Rosenior dalam beberapa pekan terakhir dengan terus menyebut betapa mereka mencintai Maresca," terangnya.

2 dari 3 halaman

Kritik Keras untuk Kebijakan Pemilik Klub

Kritik Keras untuk Kebijakan Pemilik Klub

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Ian Walton

Tidak hanya menyerang pemain, Neville juga mengarahkan kritik pedasnya kepada jajaran petinggi Chelsea. Ia menganggap struktur manajemen klub saat ini benar-benar berantakan dan tidak memiliki arah yang jelas.

Kebijakan kontrak jangka panjang berdurasi enam hingga delapan tahun menjadi salah satu sorotan utamanya. Bagi Neville, skema tersebut terasa sangat lucu dan sulit masuk akal dalam dunia sepak bola. Ia merasa pemilik klub belum belajar dari kesalahan-kesalahan fatal yang sudah terjadi sebelumnya.

"Para pemilik klub sama sekali tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan. Saya pernah melakukan kesalahan besar sebagai pemilik, tapi terkadang Anda harus berani mengakuinya," kata Neville lagi.

"Keputusan mereka benar-benar kacau balau. Saya benar-benar tidak mengerti. Dalam sepak bola, Anda mendapatkan apa yang pantas Anda dapatkan, dan ini adalah refleksi dari mereka."

3 dari 3 halaman

Karier Rosenior yang Terlalu Cepat Naik Kelas

Neville merasa Rosenior seharusnya tidak mengambil tawaran melatih Chelsea di tahap kariernya saat ini. Tekanan di Stamford Bridge dianggap terlalu besar untuk pelatih yang masih dalam tahap pengembangan diri.

Namun, ia juga memahami bahwa tawaran dari klub sebesar Chelsea sangat sulit untuk ditolak oleh siapa pun. Rosenior kini diharapkan bisa segera bangkit dan melupakan pengalaman pahit di London Barat tersebut. Karier pelatih muda ini masih panjang jika ia mampu memetik pelajaran dari kegagalan singkat ini.

"Dia seharusnya dibiarkan mengembangkan kariernya sebagai pelatih muda yang menjanjikan. Tapi Anda tidak bisa menolak pekerjaan di Chelsea," ucapnya.

"Kenyataannya, sekarang dia harus segera melanjutkan karier kepelatihannya. Ia harus meninggalkan semua ini secepat mungkin karena Chelsea saat ini adalah klub yang sedikit gila dalam pengambilan keputusan," pungkasnya.

Manajemen Chelsea kini tengah bersiap mencari sosok manajer permanen baru untuk musim depan. Calum McFarlane memikul beban berat untuk menuntaskan sisa kompetisi Liga Inggris yang masih berjalan. Tantangan besar menanti siapa pun yang berani mengambil alih kursi panas di Stamford Bridge selanjutnya.

LATEST UPDATE