'Gol Hantu' Paling Terkenal: Dari Piala Dunia 1966 hingga Sulley Muntari
Asad Arifin | 4 Mei 2020 10:52
Bola.net - 3 Mei 2005 menjadi momen yang tidak akan dilupakan bagi Liverpool dan Chelsea. Bagi Liverpool, cerita akan berujung manis sedangkan untuk kubu Chelsea bakal menjadi kisah getir.
Pada tanggal tersebut, Chelsea dan Liverpool berjumpa di leg kedua semifinal Liga Champions. Laga digelar di Anfield. Pada leg pertama di Stamford Bridge, kedua tim bermain imbang 0-0.
Liverpool kemudian menang dengan skor 0-1 lewat gol Luis Garcia pada menit ke-4. Saat itu, belum ada VAR dan teknologi garis gawang. Pemain Chelsea protes karena bola dianggap belum sepenuhnya masuk ke dalam gawang.
Bola sepakan Luis Garcia memang berhasil dihalau William Gallas. Akan tetapi, wasit memutuskan itu sebagai gol. Liverpool menang 0-1 dan melaju ke final. Pada laga final, The Reds kemudian menang lawan AC Milan di Istanbul.
Luis Garcia bukan satu-satunya pemain yang pernah mencetak 'gol hantu'. Simak deretan gol hantu paling dikenang di bawah ini ya Bolaneters.
Inggris v Jerman Barat, Piala Dunia 1966
Inggris meraih satu gelar Piala Dunia, diraih pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Pada laga final, Inggris menang dengan skor 4-2 atas Jerman Berat, setelah bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Geoff Hurst tampil sangat bagus untuk Inggris. Geoff Hurst mencetak tiga gol. Namun, gol kedua Geoff Hurst ke gawang Jerman Barat dianggap kontroversial. Beberapa kalangan menilai gol tersebut tidak sah karena bola belum masuk ke gawang dan sebatas mengenai garis gawang. Namun, wasit Gottfried Dienst menilai gol tersebut sah.
Inggris vs Jerman, Piala Dunia 2010
Laga Inggris melawan Jerman kembali menyajikan drama terkait 'gol hantu'. Namun, ceritanya berbalik. Frank Lampard melepas tendangan keras. Bola mengenai mistar dan memantul ke dalam gawang, tetapi wasit menilai tidak gol.
Inggris akhirnya kalah dengan skor 4-1 dari Jerman di babak 16 Besar Piala Dunia 2010.
Hoffenheim v Bayer Leverkusen, Bundesliga 2013
Laga Hoffenheim lawan Bayer Leverkusen menyajikan momen yang aneh. Stefan Kiessling memenangkan duel bola atas dengan pemain Hoffenheim dalam situasi sepak pojok. Bola masuk ke gawang, tetapi lewat jaring bagian samping. Wasit menanggapnya gol dan Leverkusen unggul 1-0.
Stefan Kiessling sempat menyangkal gol tersebut. Dia memberitahu pada wasit bola masuk dari gawang samping, tetapi wasit bergeming dan tetap mencatatnya sebagai gol dari Stefan Kiessling. Leverkusen akhirnya menang dengan skor 1-2.
Manchester United v Tottenham, Premier League 2004
Fans Tottenham tidak akan lupa pada kejadian di Old Trafford 2004 lalu. Saat itu, laga masih imbang 0-0 hingga menit-menit akhir. Lalu, Pedro Mendes melepas tendangan jauh usai melihat kiper Roy Carroll keluar dari gawangnya.
Tangkapan pertama Roy Carroll lepas dan bola mengarah ke gawang, sebelum kemudian menjangkau bola dan menangkapnya. Tayangan ulang menunjukkan bola sudah masuk ke gawang. Wasit tidak mengesahkan gol tersebut dan Tottenham urung membawa pulang tiga poin.
AC Milan v Juventus, Serie A 2015
Inilah gol hantu paling dikenang di Serie A. Tandukan pemain AC Milan, Sulley Muntari, sudah melewati garis gawang sebelum ditepis Gianlugi Buffon. Namun, wasit tidak melihat momen tersebut dengan cermat.
Wasit Paolo Tagliavento memutuskan tidak ada gol. Keputusan penting karena saat itu Milan bersaing untuk gelar scudetto. Milan bisa meraih tiga poin andai bola tandukan Sulley Muntari dinyakan sebagai gol dan peluang scudetto terbuka.
Sumber: berbagai sumber
Baca Ini Juga:
Rival Sengit, Inilah 10 Kemiripan Antara Valentino Rossi dan Marc Marquez
Hari Ini 8 Tahun Lalu: Real Madrid Jadi Juara dengan Cibiran 'Hanya Bagus Saat Serangan Balik'
'Spesies Langka' One-Club Man, Bisakah Lionel Messi Lampaui Totti-Maldini?
Bongkar Rahasia: Ternyata Inilah yang Dikatakan Materazzi Sebelum 'Ditanduk' Zidane
Hari Ini 5 Tahun Lalu: Chelsea Jadi Juara EPL, Mourinho Manajer Terbaik, Hazard Pemain Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



