Guardiola Meledak! Tuding Wasit Punya Pola Merugikan Man City: Mereka Sangat Pemberani di Etihad
Editor Bolanet | 3 November 2025 11:52
Bola.net - Pep Guardiola melontarkan kritik pedas soal perlakuan wasit. Ia menuduh Manchester City telah dirugikan selama satu dekade penuh.
Kemarahan ini meledak setelah kemenangan City 3-1 atas Bournemouth, Minggu (2/11/2025) malam WIB. Laga itu diwarnai gol penyama kedudukan yang kontroversial.
Guardiola sangat marah atas disahkannya gol 'luar biasa' dari Tyler Adams itu. Ia bahkan membawanya dalam konferensi pers tanpa ditanya.
Kiper Gianluigi Donnarumma juga mendapat kartu kuning. Ia dihukum karena protes keras atas insiden tersebut.
Gol 'Luar Biasa' Tyler Adams

Pemicu amarah Guardiola adalah gol penyama kedudukan Bournemouth. Insiden itu berawal dari situasi sepak pojok.
Protes keras City muncul karena David Brooks terlihat menarik lengan Donnarumma. Hal itu membuat sang kiper kehilangan keseimbangan.
Guardiola mengaku telah meminta wasit Anthony Taylor untuk menjelaskan. Ia hanya ingin tahu apakah itu pelanggaran atau bukan.
Namun, Guardiola menegaskan tidak akan buang waktu bicara dengan ofisial. Ia merasa itu percuma karena mengikuti pola yang sama.
Tudingan pada Wasit
Manajer asal Spanyol itu mengaku tidak pernah menelepon ofisial. Ia bukan tipe manajer yang melakukan hal tersebut, meski ia menyindir di masa lalu banyak manajer bergengsi melakukannya.
"Saya tidak melakukannya. Tentu saja mereka tidak akan menelepon saya, tapi ke sana dan menarik ke bawah dan membuatnya tidak stabil," kata Guardiola.
Ia kemudian melanjutkan tudingannya dengan sangat serius. "Dan setelah itu, maaf saya harus mengatakannya. Tapi saya sudah bilang berkali-kali, saya tahu semua wasit, saya kenal mereka satu dekade dengan sempurna, apa yang terjadi di stadion ini. Saya tahu itu."
"Saya sudah satu dekade di sini dan kami saling mengenal dengan cukup baik," sambungnya, merujuk pada para ofisial.
Sindiran 'Pemberani' untuk Taylor
Guardiola menegaskan jadwalnya terlalu padat. "Saya tidak menelepon. Saya tidak punya waktu. Jadwal saya tiga pertandingan, saya punya banyak laga," ujarnya.
Ia mengaku tidak punya waktu untuk membuang percuma membahas keputusan wasit. Ia hanya menitip pesan kepada Anthony Taylor untuk pertemuan mereka berikutnya.
"Saya bilang padanya setelah kami bertemu, beri tahu saya apakah itu pelanggaran atau bukan karena saya menunggu. Jika itu pelanggaran atau bukan, katakan saja. Lihat saja. Tidak apa-apa," tutur Guardiola.
Ia lalu menutupnya dengan sindiran pedas untuk para wasit di kandangnya. "Mereka pemberani di sini. Di Etihad mereka pemberani, sangat pemberani."
Bangga Sukses 'Meskipun Segalanya'
Kemenangan itu sendiri membawa City melompati Bournemouth. Mereka kini duduk di posisi kedua klasemen Premier League.
Haaland berhasil mengembalikan keunggulan City. Nico O'Reilly kemudian mengunci kemenangan di babak kedua.
Meski marah, Guardiola menggunakan momen itu untuk memuji timnya. Ia bangga dengan segala pencapaian City selama ini.
"Saya sangat senang dengan apa yang kami capai bersama Man City, terlepas dari segalanya, jadi ini sangat bagus. Sangat bagus," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Akan Ada Mohamed Salah yang Lain di Liverpool
Liga Inggris 25 Maret 2026, 14:04
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
LATEST UPDATE
-
Bastoni Jadi Target Barcelona, Inter Siap Tolak Tawaran 60 Juta Euro
Liga Italia 26 Maret 2026, 00:55
-
Prediksi Brasil vs Prancis 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 21:09
-
Prediksi Wales vs Bosnia dan Herzegovina 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 20:48
-
Prediksi Slowakia vs Kosovo 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Denmark vs Makedonia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:38
-
Prediksi Italia vs Irlandia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:27
-
Prediksi Ceko vs Irlandia 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00











