Guardiola Mengamuk, Jurgen Klopp: Itu Hal yang Normal
Asad Arifin | 11 November 2019 10:52
Bola.net - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menilai amukan Josep Guardiola pada wasit adalah hal yang lumrah. Sedangkan, terkait dugaan handball yang dilakukan Trent Alexander-Arnold, Klopp mengaku tidak melihatnya.
Pertandingan Liverpool vs Manchester City digelar di Anfield pada Minggu (10/11/2019) malam WIB di Anfield. Liverpool menang dengan skor 3-1 atas sang rival.
Tiga gol Liverpool pada laga pekan ke-12 Premier League musim 2019/2020 tersebut dicetak Fabinho [menit 3], Mohamed Salah [menit 13], dan Sadio Mane [menit 51]. Sedangkan, gol Manchester City dicetak Bernardo Silva [menit 78].
Hasil ini membuat Liverpool makin kokoh di puncak klasemen Premier League. The Reds mendapatkan 34 poin dan belum terkalahkan. Sedangkan, Man City kini berada di posisi ke-4, tertinggal sembilan poin dari Liverpool.
Reaksi Biasa Jurgen Klopp
Laga Liverpool vs Manchester City diwarnai sejumlah kontroversi. Ada dua klaim handball yang diajukan pihak Man City. Keduanya terjadi di dalam kotak penalti dan dilakukan Alexander Arnold. Man City mengklaim harusnya mendapat dua penalti.
Josep Guardiola sempat memprotes wasit ke-4, Mike Dean. Dia mengamuk, mengacungkan dua jari sembari berteriak: dua kali, dua kali, dua kali, dua kali. Gestur pelatih asal Spanyol tersebut jelas sangat kecewa pada wasit,
"Saya bisa membayangkan bahwa itu memang bukan situasi yang sangat menyenangkan untuk Pep Guardiola. Itu hal yang normal saja," ucap Jurgen Klopp dikutip dari Sportsmole.
"Tetapi reaksi yang kami tunjukkan, 22 detik kemudian [setelah dugaan handball Alexander Arnold di babak pertama] kami berada di depan gawang Man City dan Fabinho dengan tendangan kerasnya membawa kami unggul 1-0," ucap Klopp.
Mengaku Tidak Melihat
Jurgen Klopp kemudian tidak mau memperpanjang polemik yang terjadi. Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebur mengaku tidak melihat apa yang terjadi. Sehingga, Klopp tidak bisa memberi pendapat hanball atau tidak untuk insiden yang ada.
"Saya belum melihat insiden penalti di babak pertama sebelum Fabinho mencetak gol jadi saya tidak bisa mengatakan apa-apa soal itu, tetapi saya sudah mendengar itu adalah handball lebih dulu oleh Bernando Silva, saya tidak tahu," ucap Klopp.
Lepas dari kontroversi yang terjadi, hasil positif membuat Liverpool kini berada di atas angin dalam persaingan gelar juara. Sejumlah pengamat, seperti Roy Keane, bahkan memprediksi Liverpool bakal menjadi juara Premier League musim 2019/2020 ini.
Sumber: Sportsmole
Baca Ini Juga:
Liverpool Kalahkan Man City, Persaingan Merebut Trofi Sudah Selesai?
Apa yang Terjadi di Ruang Ganti Manchester City usai Dikalahkan Liverpool?
Reaksi Kocak Fans Setelah Rashford Gagal Cetak Gol Super Mudah Lawan Brighton
Kalahkan Man City, Liverpool Hanya Beruntung atau Memang Jago?
Trent Mengaku Handball, Ini Penjelasan Mengapa Man City Tidak Dapat Hadiah Penalti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










