Guardiola Rela Lepas Liga Champions Demi Juara Premier League Lagi
Gia Yuda Pradana | 4 Agustus 2019 12:19
Bola.net - Musim 2018/19 kemarin, Manchester City kandas di perempat final Liga Champions. Namun, tim besutan Josep Guardiola berhasil meraih empat gelar, termasuk Premier League. Manajer City itu ingin mengulanginya lagi musim ini.
Musim lalu, selain menjuarai Premier League, City juga jadi kampiun di ajang Community Shield, FA Cup, dan Carabao Cup.
Guardiola pernah menjuarai Liga Champions sebagai pemain Barcelona pada 1992, dan sebagai pelatih Blaugrana pada 2009 serta 2011. Meski Liga Champions sangat bergengsi, prioritasnya musim ini adalah untuk mempertahankan gelar di Premier League.
"Saya takkan menolak melakukan apa yang kami lakukan musim lalu," kata Guardiola, seperti dikutip The National. "Tak menjuarai Liga Champions, tapi meraih empat gelar lagi musim ini."
Menurut Guardiola, menjuarai Premier League memberi kebahagiaan tersendiri.
Fokus Premier League
"Saya rasa saya ingin bahagia selama 11 bulan. Itu membuat saya bahagia, Premier League. Sehari setelah menang menang, saya jadi lebih bahagia. Saya pergi ke restoran dengan perasaan lebih baik. Saya bekerja lebih baik dengan pemain-pemain saya. Itulah yang saya dapatkan," lanjut Guardiola.
"Apakah saya akan menunggu sampai Februari untuk memainkan tujuh pertandingan yang semuanya dengan warna hitam? Dari sudut pandang saya, itu terlalu berisiko. Anda harus mengatasinya."
"Untuk menjaga kebugaran tim, fokusnya di Premier League. Premier League selalu jadi yang paling penting, karena ini kompetisi lokal dan diamainkan setiap akhir pekan."
Sulit Menjuarai Liga Champions
Musim lalu, City disingkirkan Tottenham di perempat final Liga Champions. Mereka tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 4-4.
Setelah Sergio Aguero gagal penalti, Fernando Llorente mencetak gol yang kemudian menjadi penentu kelolosan Tottenham. City sejatinya mencetak gol vital melalui Raheem Sterling di injury time, tapi dianulir dengan VAR.
"Satu inci offside, nol inchi offside, keputusan-keputusan, wasit, datang dengan banyaknya pemain cedera, tim itu lebih baik daripada Anda," ujar Guardiola. "Untuk satu atau dua pertandingan, banyak yang bisa terjadi."
"Menjuarai Liga Champions begitu sulit, sangat, sangat rumit," imbuh manajer Manchester City tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23











