Hancur Lebur di Old Trafford, Diogo Dalot Minta MU Jadikan Derby Manchester Sebagai Pelampiasan

Afdholud Dzikry | 12 Januari 2026 04:37
Hancur Lebur di Old Trafford, Diogo Dalot Minta MU Jadikan Derby Manchester Sebagai Pelampiasan
Pemain Manchester United, Diogo Dalot usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Manchester United sedang berada dalam periode kelam usai tersingkir dari Piala FA di tangan Brighton, Minggu (11/1/2026) malam WIB. Diogo Dalot mengakui bahwa situasi di Old Trafford saat ini sangat sulit dan menantang.

Kekalahan 1-2 dari The Seagulls menambah derita MU yang baru saja ditinggal pelatih Ruben Amorim. Dalot menyebut timnya harus segera mencari solusi instan di tengah badai masalah ini.

Advertisement

Bek asal Portugal itu tidak menampik bahwa transisi kepelatihan yang mendadak mempengaruhi stabilitas tim. Namun, ia enggan menjadikan itu sebagai alasan untuk terus terpuruk.

Kini, fokus Dalot langsung tertuju pada laga krusial berikutnya, yakni Derby Manchester. Ia berharap laga besar tersebut bisa menjadi momentum titik balik kebangkitan Man United.

1 dari 4 halaman

Pengakuan Dalot

Pengakuan Dalot

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Suasana ruang ganti Manchester United jelas tidak sedang baik-baik saja pasca pemecatan Ruben Amorim. Dalot mengakui bahwa minggu ini terasa sangat berat bagi seluruh elemen klub.

Para pemain dituntut untuk beradaptasi dengan cepat meski situasi sedang kacau balau. Mereka harus segera melupakan drama di luar lapangan dan kembali fokus ke permainan.

" benar-benar sulit," buka Diogo Dalot.

"Ini selalu menjadi periode di mana Anda harus menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan sangat cepat. Kami harus beradaptasi dan bangkit lagi," tegas Diogo Dalot.

2 dari 4 halaman

Frustrasi Kartu Merah dan Dominasi Semu

Frustrasi Kartu Merah dan Dominasi Semu

Perebutan bola antara Kobbie Mainoo dengan Pascal Gross pada laga Manchester United vs Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Dalot merasa hasil akhir melawan Brighton tidak mencerminkan jalannya pertandingan yang sebenarnya. Menurutnya, United tampil cukup dominan dan menciptakan banyak peluang emas.

Namun, kartu merah yang diterima pemain Man United (Shea Lacey, sesuai konteks laga) merusak momentum kebangkitan mereka. Dalot merasa timnya sangat layak untuk melaju ke babak selanjutnya.

" kemudian kartu merah memberi kami kerugian karena kami sedang menekan Brighton di saat-saat terakhir," keluh Diogo Dalot.

"Secara keseluruhan, sangat kecewa karena kami ingin lolos. Semua pemain terus berusaha mencari ruang, seperti yang saya katakan, sangat kecewa karena saya pikir kami pantas menang," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Penyakit Lini Belakang

Selain faktor ketidakberuntungan, Dalot juga menyoroti rapuhnya lini pertahanan timnya. Ia merasa United terlalu mudah kebobolan meski lawan tidak banyak melepaskan tembakan.

Efisiensi pertahanan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi. Dalot meminta rekan-rekannya memiliki urgensi lebih saat bertahan agar gawang tidak mudah bobol.

"Kami berada dalam fase di mana setiap serangan yang mereka miliki menjadi ancaman besar bagi kami. Kami menerima jauh lebih sedikit tembakan tepat sasaran, namun kami kebobolan setidaknya satu gol di setiap pertandingan," analisis Diogo Dalot.

"Kami selalu menjadi ancaman. Tapi kemudian, di posisi kami berdiri untuk bertahan, saya pikir kami harus memiliki sedikit lebih banyak urgensi sebagai sebuah tim," lanjut Diogo Dalot.

4 dari 4 halaman

Derby Manchester Jadi Titik Balik?

Kini tidak ada waktu untuk meratapi nasib karena laga berat melawan Manchester City sudah menanti. Dalot melihat laga Derby ini sebagai pedang bermata dua yang bisa mengubah nasib mereka.

Ia mengajak seluruh skuad, bukan hanya para pemimpin tim, untuk bersatu padu. Kemenangan di laga besar diyakini akan mengembalikan kepercayaan diri dan dukungan penuh suporter.

"Kami harus menemukan cara untuk mengatasi ini. Untuk menemukan energi di antara satu sama lain, datang ke latihan, bersikap profesional, mencoba memberikan yang terbaik selama seminggu, dan bersiap untuk pertandingan besar, karena kami tahu jenis pertandingan ini dapat mengubah momentum," ujar Diogo Dalot.

" bisa memberi penonton sedikit lebih banyak energi untuk meloloskan kami. Tapi sejujurnya, pujian untuk mereka. Karena bahkan hari ini di masa sulit, mereka selalu mendukung kami," tutup Diogo Dalot.

LATEST UPDATE