Henderson vs Van Dijk, Bersaing Sehat untuk Ban Kapten Liverpool
Richard Andreas | 14 Oktober 2020 05:00
Bola.net - Jordan Henderson diyakini layak mendapatkan pujian untuk kerja kerasnya mempertahankan ban kapten Liverpool. Tidak mudah melakukan itu ketika ada pemain seperti Virgil van Dijk membayanginya.
Pandangan ini disampaikan oleh analis Premier League, John Aldridge. Menurutnya, kedatangan Van Dijk adalah ancaman bagi Henderson untuk posisi kapten The Reds.
Betapa tidak, Van Dijk tiba pada Januari 2018 dan langsung membawa dampak instan. Dia memimpin lini belakang dengan sangat baik, yang berdampak pada peningkatan permainan Liverpool secara menyeluruh.
Van Dijk juga dikenal tegas, tangguh, dan vokal di lapangan. Dia punya kriteria yang dibutuhkan untuk jadi kapten.
Karena itulah fakta bahwa ban kapten masih dikenakan Henderson sudah cukup jadi bukti. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ancaman Van Dijk
Menurut Aldridge, semua pemain dan internal Liverpool sudah tahu betul kualitas Van Dijk sebelum transfer benar-benar dibereskan. Henderson pun seharusnya tahu bahwa Van Dijk punya kualitas memimpin.
Biar begitu, Henderson terbukti bisa meresponsnya dengan sangat baik. Dia mengemban tugas kapten dengan tepat, di dalam dan di luar lapangan.
"Ketika Virgil van Dijk tiba, semua orang berkata bahwa dia akan jadi kapten berikutnya dan Jordan [Henderson] pun memahami itu," kata Aldridge kepada Liverpool Echo.
"Mungkin dia sudah tahu apa yang dikatakan orang-orang dan bahwa Van Dijk merupakan ancaman untuk harapannya menjaga ban kapten."
Tingkatkan level
Sekarang, Aldridge melihat Henderson sebagai kapten yang lebih komplet. Kedatangan Van Dijk tidak menggusurnya, justru mendorong Henderson untuk meningkatkan levelnya.
"Namun, dia meningkatkan level permainannya sebagai kapten, di ruang ganti dan di lapangan, dan saya kira dia telah menjadi kapten yang brilian untuk Liverpool," lanjut Aldridge.
"Ketika dia berada di lapangan, dia selalu meneriakkan perintah-perintah, menjaga semangat dan mengatur pemain-pemain di sekitarnya."
"Andai dia bermain kontra Aston Villa, kami tidak akan kalah 7-2, sudah pasti," tandasnya.
Sumber: Liverpool Echo
Baca ini juga ya!
Fenomenal dan Memiliki Kekuatan Magis, Seperti Itu Coutinho di Mata Firmino
Frank Lampard Bakal Pusing Usai Lihat Performa Mason Mount dan Reece James
Apakah Wenger Menyesal Meminta Ibrahimovic Jalani Trial di Arsenal?
Chelsea Bujuk Ter Stegen Tidak Perpanjang Kontrak di Barcelona
Edinson Cavani Disebut Perekrutan Panik Manchester United, Sepakat?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















