Huddersfield vs Chelsea, Sarri Akan Andalkan Kecepatan
Yaumil Azis | 11 Agustus 2018 15:49
- Dalam hitungan beberapa jam ke depan, para penggemar Chelsea bisa menyaksikan debut Maurizio Sarri di Premier League. Jelang pertandingan, pelatih berumur 59 tahun itu membocorkan sedikit skema permainannya.
Sarri ditunjuk sebagai pelatih Chelsea untuk menggantikan Antonio Conte yang dipecat pertengahan Juli lalu. Sebelumnya, pria asal Italia itu menukangi Napoli dan sukses membawanya finis sebagai runner-up Serie A.
Ia mendapatkan perhatian publik karena berhasil membuat Il Partenopei bersaing ketat dengan sang jawara, Juventus. Selain itu, pria yang juga pernah menukangi Empoli itu membuat klub asuhannya tampil dengan permainan menyerang nan menarik.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Sarri.
Mainkan Kecepatan Tinggi

Dalam konferensi persnya, Sarri memberikan sedikit bocoran mengenai skema yang akan ia gunakan melawan Huddersfield hari Sabtu (11/8) malam nanti. Ia mengaku akan mengandalkan kecepatan para pemainnya.
Di Naples, kami bermain dengan kecepatan tinggi, menggerakkan bola ke depan dan kembali dengan kontinuitas pada kecepatan tertentu dengan striker. ujar Sarri, dilansir dari situs resmi klub.
Itu menyenangkan bagi suporter yang menyaksikan, dan hasil kami bagus. Kami membuat rekor dengan poin terbanyak dalam sejarah klub musim lalu. Dalam tahun-tahun sebelumnya, 91 poin sudah cukup untuk menjuarai Serie A lanjutnya.
Masih Pesimis

Meskipun demikian, Sarri masih belum yakin strateginya tersebut bisa diaplikasikan di Premier League. Semuanya masih akan tergantung dengan bagaimana pemainnya beradaptasi dan reaksi klub lain.
Apakah kami bisa memainkan sistem ini di Premier League atau tidak, tergantung tim di liga, para pemain, dan saya juga harus mencocokkan dengan karakteristik saya, tambahnya.
Kami harus bermain dengan kecepatan yang lain, saya pikir, pungkasnya.
Pada musim lalu, di bawah asuhan Sarri, Napoli sukses mencatatkan 77 gol dari 38 pertandingan. Catatan tersebut hanya lebih sedikit dari Juventus dan Lazio.
Saksikan Juga Video Ini

(cfc/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









